Proses Pemakaman Rina Gunawan Terapkan Protokol Covid-19, Teddy Syach Pakai Baju APD

AKURAT.CO, Suasana haru dan isyak tangis menyelimuti prosesi pemakaman presenter senior Rina Gunawan, yang dilakukan dengan menerapkan protokol covid-19.
Jenazah Rina Gunawan dimakamkan di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Tanah Kusir, Jakarta Selatan, Rabu (3/3) sekitar pukul 09.00 WIB.
Tampak keluarga dan kerabat seperti tak mampu menyembunyikan rasa sedih saat melepas almarhumah Rina Gunawan ke tempat peristirahatan terakhir.
Hal itu diketahui melalui siaran langsung di kanal YouTube Intens Investigasi. Tampak sejumlah petugas berpakaian alat pelindung diri (APD) terlihat menurunkan peti mati Rina Gunawan dari ambulance.
Peti Rina Gunawan yang berwana putih dan dibungkus plastik. Para pelayat yang berpakaian serba hitam tampak berdatangan dan menjaga jarak dari posisi liang lahat.
Sejumlah awak media yang meliput, juga tampak berdatangan dan langsung mengambil gambar dari jarak jauh.
Suami Rina Gunawan, Teddy Syach tampak ikut dalam prosesi penguburan dan mengenakan APD medis lengkap. Teddy Syah, sebagai suami almarhumah diperbolehkan menyaksikan proses penguburan sang istri dari dekat.
Sedangkan keluarga dan kerabat lainnya tampak berjaga jarak, sekitar 8 meter dari makam. Seorang ustaz kemudian memulai prosesi pemakaman dengan pembacaan doa.
Sehabis doa, Teddy Syah melantunkan azan di depan peti, yang sudah berisi jenazah Rina Gunawan itu. Suara Teddy terdengar bergetar.
Untuk diketahui, Rina Gunawan meninggal dunia pada Selasa (2/3/2021) malam di Rumah Sakit Pusat Pertamina (RSPP) Simprug, Jakarta.
Pemilik nama lengkap Rina Mustikana Gumilang Gunawan itu sempat dinyatakan positif Covid-19 dan mengidap penyakit komorbid asma. Rina Gunawan meninggalkan seorang suami dan dua orang anak.[]
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Eks Ketua KY Soroti Putusan MK soal Ijazah Gibran: Tidak Menemukan Bukti Bukan Berarti Terbukti
- 2Kalender Jawa 12 Oktober 2026: Watak Weton Senin Pahing Dikenal Tegas dan Punya Cita-Cita Tinggi
- 3Kontak Tembak di Papua Barat Daya, Komandan Operasi OPM Dikabarkan Tewas
- 4Prediksi Lens vs Sporting CP 13 Oktober 2026: Skor, H2H, dan Susunan Pemain
- 5Kalender Jawa 13 Oktober 2026: Watak Weton Selasa Pon, Setia tetapi Mudah Cemburu
- 6Aprilia Buang Peluang Emas Meski Kuasai 4 Besar di Mandalika, Marc Marquez Pemenang Sesungguhnya!
- 7Prediksi Skor Sabah FK vs Slavia Praha 13 Oktober 2026: Siapa yang Diunggulkan?
- 8Zelensky: Jika Trump dan Putin Menginginkan Pemilu di Ukraina, Syaratnya Gencatan Senjata 60 Hari
- 9Kata Gibran Terkait Survei Celios: Kritik Harus Dijawab dengan Kerja Lebih Baik
- 10KPK Jadwalkan Ulang Pemeriksaan Nusron Wahid Pekan Ini




