Akurat Logo

Lagu Keke Bukan Boneka Tembus 25 Juta Penonton, Ernest Prakasa: Yang Hujat Iri Hati

Arrayyan Nurrochim | 8 Juni 2020, 16:30 WIB
Lagu Keke Bukan Boneka Tembus 25 Juta Penonton, Ernest Prakasa: Yang Hujat Iri Hati

AKURAT.CO, Komika dan sutradara Ernest Prakasa mengaku penasaran untuk menonton video klip Rahmawati Kekeyi Putri Cantika atau yang akrab dipanggil Kekeyi berjudul 'Keke Bukan Boneka'. Setelah menonton, sutradara 'Susah Sinyal' ini pun membagikan pendapatnya lewat video yang diunggahnya di akun Instagram miliknya.

"Karena penasaran akhirnya lihat video Kekeyi trending ke-2 dengan 22 juta views. Hal pertama yang terlintas di benak gue ketika nonton video itu adalah, ternyata bikin video klip dan lagu tidak harus bisa nyanyi," ungkap Ernest Prakasa pada Sabtu (6/6).

Ernest pun mengeluarkan pendapat pribadinya setelah apa yang dilihatnya tentang video klip Kekeyi tersebut.

"Apakah menurut gue Kekeyi bisa nyanyi? tentu tidak. Apakah menurut gue video itu secara estetika indah? tidak," tambahnya sambil sedikit tertawa.

Namun, menurut Ernest, hal itu tidak membuatnya untuk berhak menghina karya Kekeyi. Pasalnya menurut sutradara film 'Cek Toko Sebelah' ini, trending video klip tersebut merupakan daya tarik dari internet dan media sosial.

"Itulah menariknya internet dan media sosial, bahwa kita nggak bisa mematok sesuatu berdasarkan selera kita. Dan janganlah menurut gue kita ganggu-ganggu kesenangan orang," ucap Ernest.

Ernest merasa kini banyak orang yang suka mengganggu kesenangan orang dan ikut campur.

"Orang-orang itu sekarang banyak yang ganggu kesenangan orang, iya nggak sih? Kayak 'Apaan sih lu begitu aja ditontonin'. Ya biarin aja kali, kuota-kuota dia. Bikinnya juga nggak ngerugiin elu, nggak minta modal sama elu. Ya udah biarin aja gitu,"

Aktor sekaligus sutradara ini pun memberikan istilah kriminalitas estetika terhadap apa yang dilakukan Kekeyi dalam video tersebut. Meski begitu, kejahatan estetika yang dilakukan oleh Kekeyi tak seharusnya mendapat penghinaan.

"Beda kecuali kayak kemarin misalnya kasus Ferdian Paleka, itu jelas kelewatan. Tapi kalau untuk kejahatan yang levelnya hanya sebatas di estetika, kriminalitas estetika. Jelek bagus itu relatif," kata suami Meira Anastasia ini.

View this post on Instagram

Komentar gw setelah menuntaskan rasa penasaran & akhirnya nonton video klip Kekeyi. . #OcehanErnest

A post shared by Ernest Prakasa (@ernestprakasa) on

Menurut Ernest Prakasa, melontarkan caci maki dan penghinaan menurut ayah dua anak ini bisa jadi tanda dari sebuah rasa iri dan dengki.

"Tapi sukses banget terus orang pada maki-maki, menghina. Menurut gue penghinaan itu di-drive salah satu unsur terbesarnya adalah iri hati, dengki gitu. Kayak 'Gue tuh udah berusaha bikin yang keren banget tapi kok nggak bisa sesukses ini. Ini apaan, kenapa bisa sukses' Kenapa gue bisa ngomong gini karena gue pernah ada di posisi itu," lanjut Ernest Prakasa.[]

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.