Selera dan Gaya Berkomedi Tiga Menteri di Mata Bedu

AKURAT.CO Tiga Menteri Erick Thohir (BUMN), Nadiem Makariem (Mendikbud) dan Wishnutama (Menparekraf) beberapa waktu lalu tampil di teater tepat di hari Anti Korupsi. Ketiganya turut tampil dengan komedian Bedu yang juga ditonton langsung oleh Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo.
Bedu mengatakan bahwa ketiga menteri yang tampil sangat memiliki selera komedi yang tinggi.
"Tinggi kok. Makanya mereka engga mau ada joke-joke yang engga bagus, karena kita juga baru liat menteri main teater jadi luar biasa ini suatu pencapaian yang selama ini engga pernah kita dapetin di era-era sebelumnya," kata Bedu di kawasan Tendean, Jakarta Selatan, Senin (16/12).
Tampilnya tiga menteri bermain teater diakui Bedu adalah suatu hal yang patut diapresiasi.
"Kayaknya dulu kita sama penjabat-penjabat takut gitu kan ya, kaku banget, cuma di eranya pak Jokowi aja nih pejabat tuh yang saya kenal jadi akrab dan engga kaku. Engga ada yang gila jabatan dan gila hormat, itu yang saya kenal dan dekat ya," jelas Bedu menambahkan.
Bedu sendiri berharap aksi positif seperti itu bisa dilakukan rutin sebagai bentuk pendekatan kepada masyarakat.
"Harusnya, kan memang gaya komunikasi pejabat ke masyarakat kan lebih sering dengan pidato dan kampanye aja, nah untuk efektif ya harus disesuaikan dengan siapa kita ingin menyampaikan informasinya," terang Bedu.
"Yang kemarin kita bawakan kan kampanye kita itu pencegahan korupsi sejak dini, ya bahasanya lebih kepada bahasa anak-anak sekolah. Bahasa anak sekolah kan santai, gaul, dan rileks, engga tegang. Kalau serius kan mereka udah pusing sekolah, makanya disajikan seperti ini, mereka nangkep mereka merasa puas. Akhirnya mereka berpikir 'oh ternyata pejabat kita serius ya untuk melakukan ini, demi pencegahan korupsi sejak dini," tandas Bedu.[]
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Eks Ketua KY Soroti Putusan MK soal Ijazah Gibran: Tidak Menemukan Bukti Bukan Berarti Terbukti
- 2Belajar dari Jepang, Erick Thohir Ingin Timnas Indonesia Punya Dua Skuad Berkualitas
- 3Kalender Jawa 12 Oktober 2026: Watak Weton Senin Pahing Dikenal Tegas dan Punya Cita-Cita Tinggi
- 4Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 5Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 6Aprilia Buang Peluang Emas Meski Kuasai 4 Besar di Mandalika, Marc Marquez Pemenang Sesungguhnya!
- 7Prediksi Lens vs Sporting CP 13 Oktober 2026: Skor, H2H, dan Susunan Pemain
- 8Kalender Jawa 13 Oktober 2026: Watak Weton Selasa Pon, Setia tetapi Mudah Cemburu
- 9Usut Korupsi BNPB, KPK Endus Keterlibatan Perusahaan Keluarga dan Orang Kepercayaan Suharyanto
- 10BGN Resmikan 980 Dapur MBG untuk Wilayah 3T




