Mandra Kenang Sering Saling Ledek dengan Babeh di Si Doel Anak Sekolahan

AKURAT.CO Dalam sinetron Si Doel Anak Sekolahan, komedian asal Betawi, H. Mandra Naih atau yang akrab dipanggil Mandra, sering kebagian peran bertengkar atau ledek-ledekan dengan almarhum Benyamin S.
Atas adegan yang pernah ia lakoni tersebut, Mandra berharap salah dan khilafnya bisa dimaafkan olah almarhum. Hal ini dikatakannya saat melakukan ziarah ke makam di TPU Karet Bivak, Jakarta Pusat, Jumat (6/7).
"Emang setiap episode kayaknya kalau nggak berantem nggak afdol. Memang diciptakannya begitu. Mungkin kalau saya simpel aja. Mungkin pada saat Babeh (Benyamin) masih ada, kita suka dapat peran bertengkar, khilaf saya bisa dimaafin sama beliau," ucap Mandra.
Mandra juga mendoakan mendiang Benyamin S agar mendapat tempat yang layak di sisi Yang Maha Kuasa dan diampuni dosa-dosanya.
"Diampuni dalam segala kesalahan dan kekhilafannya. Semoga almarhum diampuni salah dan dosanya dan diterima amal ibadahnya. Amin," tambah Mandra.[]
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 7Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK




