Manchild: Lagu Sindiran Pedas Sabrina Carpenter untuk Pria Dewasa Bermental Bocah

AKURAT.CO Sabrina Carpenter kembali membuat gebrakan. Penyanyi pop asal Amerika Serikat itu resmi merilis lagu terbarunya bertajuk “Manchild” pada 28 Juni 2025, yang langsung melejit jadi pembicaraan di jagat maya.
Lagu ini menjadi bagian dari album terbarunya, Short n’ Sweet, dan kini tengah naik daun di berbagai platform streaming maupun media sosial.
Tapi bukan hanya karena nadanya yang catchy, melainkan karena liriknya yang sarkastik, lucu, dan penuh sindiran tajam.
“Manchild” adalah sindiran terbuka untuk pria-pria yang dewasa secara umur, namun kekanak-kanakan dalam sikap.
Dalam lagu ini, Sabrina bercerita tentang pengalaman menjalin hubungan dengan pasangan yang enggan bertanggung jawab, manja, dan emosionalnya belum lulus masa pubertas.
Lewat lirik-lirik seperti “Manchild, why you always come a-runnin’ to me?” dan “Half your brain just ain’t there”, Sabrina menyuarakan keresahan banyak perempuan muda yang merasa terbebani harus menjadi “ibu” dalam hubungan asmara.
Dengan beat pop yang enerjik dan penulisan lirik yang cerdas, Manchild tidak hanya menghibur, tapi juga menyampaikan pesan kuat: perempuan tak harus terus-terusan ‘mengasuh’ pasangan mereka.
Baca Juga: Berapa Gaji Presiden dan Wapres RI? Ini Rinciannya Berdasarkan Aturan Resmi
Lagu ini cepat mendapat tempat di hati pendengar muda, bahkan viral di TikTok dan Instagram Reels, termasuk di Indonesia.
Potongan-potongan lirik seperti “I choose to blame your mom” atau “Why so sexy if so dumb?” ramai digunakan sebagai audio untuk konten satire hingga curhat percintaan.
“Manchild” menjadi anthem tak resmi bagi generasi perempuan yang mulai berani angkat suara tentang hubungan yang timpang dan emosional tak setara.
Lagu ini bukan sekadar sindiran, tapi bentuk afirmasi: perempuan berhak mendapatkan pasangan yang setara, bukan 'anak kecil' yang terperangkap di tubuh pria dewasa.
Sabrina Carpenter sekali lagi membuktikan bahwa dirinya bukan hanya wajah cantik di industri musik, tapi juga suara perempuan muda yang relevan, jenaka, dan tajam.
Dengan Manchild, ia tidak hanya menyuguhkan lagu pop ringan—tapi juga memberikan cermin yang reflektif bagi hubungan yang kerap tidak sehat namun dibungkus “romantis”.
Siap-siap: Manchild mungkin jadi lagu yang akan kamu putar terus sambil berkata, "Enough is enough!"
Baca Juga: PKB Usul Pilkada Kembali Dipilih DPRD: Lebih Mudah dan Hemat Biaya
Laporan: Varadilla Oktavia/magang
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 2Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 3Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 4Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 5Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 6Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 7Fabio Calonego Akui Ditawari Naturalisasi, Tertarik Bela Timnas Indonesia
- 8Kalender Jawa 16 Oktober 2026: Weton Jumat Legi Disebut Punya Karakter Unik
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK






