Lewat Batik Kendil Emas, Chacha Frederica dan Dico Ganinduto Ingin Wariskan Budaya Kendal

AKURAT.CO, Artis Chacha Frederica bersama sang suami yang merupakan Bupati Kendal, Jawa Tengah Dico Ganinduto memperkenalkan karya seni Kendal lewat Batik Kendil Emas. Ini dihasilkan lewat kolaborasi dengan desainer Mel Ahyar.
Baca Juga: Temani Suami Mendaftar Jadi Calon Bupati Kendal, Chacha Frederica Minta Doa dan Dukungan
Chaca mengungkapkan jika proses Batik Kendil Emas membutuhkan waktu kurang lebih dua tahun.
"Mengerjakan ini tahun 2022. Sampai ke proses launching itu di tahun 2024 itu brarti hampir 2 tahun. Tapi 2022 kak Mel desain gambar dan belajar soal sejarah Kabupaten Kendal, itu kita tarik 3 atau 4 bulan ke belakang," kata Chaca Frederica di kawasan Melawai, Jakarta Selatan, Rabu (20/11/2024).
"Proses sampai dengan kampanye itu sekitar 6 bulanlah," timpal Mel Ahyar.
Sementara itu, Dico Ganinduto sebagai seorang suami dan juga Bupati tentunya tidak mudah untuk mendapatkan restu untuk membuat karya Seni yang menggambarkan Kabupaten Kendal.
Dia pun dengan sengaja memberikan pekerjaan rumah kepada istrinya untuk bisa meningkatkan awareness dan bisa dikenal nasional dan internasional dengan karya-karya Kabupaten Kendal.
"Saya memberikan PR kepada istri saya PR-nya agar bisa meningkatkan awareness dan bisa dikenal nasional dan internasional dengan karya-karyanya (Kendal)," tutur Dico Ganinduto.
"Akhirnya istri saya dan tim, kita bisa launching Batik Kendal ini hasil karya yang sangat baik sebagai awareness untuk masyarakat Kendal dan meningkatkan UMKM di Kendal," sambungnya.
Baca Juga: Bukan Dico Ganinduto, Golkar Prioritaskan Ahmad Luthfi di Pilgub Jateng 2024
Dico berharap agar nantinya Batik Kendal ini bisa semakin dikenal baik oleh masyarakatnya sendiri maupun secara internasional.
"Harapannya bisa meningkatkan awareness terhadap Kabupaten Kendal dan akan kita tindaklanjuti, Kendal semakin dikenal pengarahan semakin meningkat dan produk ini Tembus nasional dan internasional," lanjutnya.
Tema Kendil Emas diangkat dari salah satu cerita rakyat khas Kendal yang mengandung nilai-nilai budaya dan kebijaksanaan lokal yang mendalam.
Setiap helai batik ini dirancang dengan cermat untuk menggambarkan keindahan, kearifan, dan semangat masyarakat Kendal yang terus hidup dalam kisah Kendil Emas.
Batik Kendil Emas ini juga memiliki makna yang sangat mendalam bagi warga Kendal. Dirancang dengan 5 jahitan baju, batik ini melambangkan kebanggaan dan identitas masyarakat Kendal yang melekat kuat.
Hasil karya ini dipersembahkan dalam bentuk pameran yang diadakan di Le Nusa, restoran Nusantara milik Raffi Ahmad dan Nagita Slavina.
Selain memperkenalkan Batik Kendal ke khalayak yang lebih luas, pameran ini diharapkan dapat mendorong masyarakat untuk semakin menghargai dan melestarikan batik sebagai bagian dari warisan budaya yang tidak ternilai harganya.
Dengan adanya pameran ini, Kabupaten Kendal tidak hanya berkontribusi dalam melestarikan seni batik, tetapi juga memberikan kontribusi nyata dalam memperkuat citra budaya nasional.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Eks Ketua KY Soroti Putusan MK soal Ijazah Gibran: Tidak Menemukan Bukti Bukan Berarti Terbukti
- 2Belajar dari Jepang, Erick Thohir Ingin Timnas Indonesia Punya Dua Skuad Berkualitas
- 3Kalender Jawa 12 Oktober 2026: Watak Weton Senin Pahing Dikenal Tegas dan Punya Cita-Cita Tinggi
- 4Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 5Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 6Aprilia Buang Peluang Emas Meski Kuasai 4 Besar di Mandalika, Marc Marquez Pemenang Sesungguhnya!
- 7Prediksi Lens vs Sporting CP 13 Oktober 2026: Skor, H2H, dan Susunan Pemain
- 8Kalender Jawa 13 Oktober 2026: Watak Weton Selasa Pon, Setia tetapi Mudah Cemburu
- 9BGN Resmikan 980 Dapur MBG untuk Wilayah 3T
- 10KPK Tetapkan Lima Tersangka OTT BNPB, Adik hingga Orang Kepercayaan Suharyanto Terjerat






