Dapat Peran Antagonis, Keisya Levronka Ngaku Kesulitan

AKURAT.CO, Penyanyi Keisya Levronka kini semakin melebarkan sayapnya untuk berkarir dalam dunia seni peran. Dalam beberapa series dan film yang sudah diperankannya, kali ini sepertinya tampak Berbeda, dia mengambil peran antagonis di series Mozachiko.
Keisya Levronka memerankan karakter antagonis sebagai Nancy membuatnya merasa tertantang karena berbeda 180 derajat dengan dirinya
“Ini tak terlupakan karena aku pertama kalinya antagonis. Dan itu jadi tantangan tersendiri," ujar Keisya saat ditemui di MD Entertainment, Setiabudi, Jakarta Selatan, belum lama ini.
"Nancy ini karakternya bossy, anak orang kaya. Dia berpikir dunia hanya untuknya saja. Yang sama dengan aku hanya ambisiusnya Nancy saja,” tambahnya.
Perempuan asal Malang, Jawa Timur itu sampai harus berlatih dengan seorang acting coach dan menonton film sebagai referensi untuk mendapatkan karakter antagonis yang diinginkan,
"Langsung beda banget kayak aku banyak belajar dari acting coach. Alhamdulillah tertuntun dan teman-teman lain juga sangat membantu,” tuturnya.
“Waktu itu karena produksinya cepat, waktunya juga kejar-kejaran jadi aku memaksakan untuk banyak nonton series-series yang mungkin bisa menjadi referensi aku atau mungkin banyak tanya sama teman-teman yang meranin antagonis juga,” akunya lagi.
Perempuan asal Jawa Timur Ini memiliki logat Jawa yang cukup kental. Hal itu juga membuatnya kesulitan untuk menghilangkan logatnya dalam karakter antagonisnya.
“Aku enggak lembut sih sebenarnya cuman emang mungkin karena aku orang Jawa logatnya kayak mendayu-dayu gitu. Sedangkan kan kalau antagonis itu juga ketus dan kejam,” jelasnya.
Dalam menjalani debutnya sebagai karakter antagonis, membuatnya sempat terbawa dengan sikap sosok Nancy yang diperankannya.
"Aku sempat kebawa kayak cara berpakaiannya aku, karena mungkin selama syuting kan lama banget. Cara pakaian aku selalu pakai yang cara Nancy,” pungkasnya.[]
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.





