Akurat

5 Fakta Kento Yamazaki, Bintang Alice in Borderland Season 2

| 23 Desember 2022, 19:05 WIB
5 Fakta Kento Yamazaki, Bintang Alice in Borderland Season 2

AKURAT.CO Penggemar serial Netflix Alice in Borderland tentu tidak asing lagi dengan sosok Kento Yamazaki. Pada Kamis (22/12), musim kedua Alice in Borderland resmi dirilis. Kento Yamazaki kembali menjadi pemeran utama di film survival itu. 

Kento Yamazaki merupakan aktor dan model asal Jepang yang telah malang melintang di industri hiburan. Kepribadiannya yang kharismatik dan peran apiknya dalam film kerap menjadi sorotan para penonton. Penasaran seperti apa sosoknya?

Dilansir dari berbagai sumber, AKURAT.CO merangkum sejumlah fakta Kento Yamazaki.

1. Kento Yamazaki terjun ke dunia hiburan sejak remaja

Kento Yamazaki merupakan aktor kelahiran Itabashi, Jepang pada 7 September 1994. Ketika masih menempuh pendidikan SMP, Kento bertemu dengan seorang pencari bakat dari agensi Stardust Promotion. Awalnya, ia mengira orang agensi tersebut berniat menipunya, sehingga Kento tidak menganggapinya dan langsung pulang ke rumah. Tak terduga, sang agensi tetap mengikuti Kento hingga ke rumahnya. Ia lalu diberi tawaran untuk bergabung dengan Stardust Promotion. Berkat dukungan ibunya, Kento menyetujui kesempatan yang diberikan kepadanya itu.

2. Mengawali karier sebagai model

Awal karier Kento Yamazaki di dunia hiburan yaitu sebagai seorang model. Ia berprofesi sebagai model majalah perempuan Pichi Lemon. Mulanya, ia mengaku gugup ketika pertama kali melakukan sesi pemotretan, karena dilakukan di sebuah ruangan luas dan besar dengan suasana ramai serta disaksikan banyak pasang mata. Kariernya di Pichi Lemon berlangsung sejak 2009 hingga 2011, sebelum akhirnya ia memutuskan untuk merambah dunia seni peran.

3. Melebarkan sayap di dunia akting

Debut akting Kento Yamazaki dimulai pada tahun 2010 ketika ia berperan dalam serial TV Atami no Sousakan sebagai siswa sekolah menengah yang misterius. Setahun kemudian, Kento terlibat dalam film Control Tower, yang menjadi film pertamanya. Pada tahun 2012, Kento bermain di film Wings of the Kirin. Kepiawaiannya dalam berakting membuatnya berhasil dipercaya menjadi pemeran utama dalam film horor thriller Another, ia beradu akting dengan lawan mainnya di film Control Tower Ai Hashimoto. 

Berkat kemampuan aktingnya yang memukau, Kento Yamazaki terus ditunjuk untuk membintangi berbagai judul film dan serial TV di tahun-tahun berikutnya, seperti Kiss that Kills, serial TV Good Doctor, dan masih banyak lagi.

Kento Yamazaki  juga berhasil meraih sejumlah penghargaan, antara lain Newcomer of the Year dalam ajang 39th Japan Academy Film Prize, Best Actor di 98th Television Drama Academy Awards, Asian Newcomer of The Year dalam ajang Beijing IQiyi Scream Night Award, dan masuk Forbes Asia 100 Digital Stars tahun 2020.

4. Melejit lewat perannya di Alice in Borderland

Karier Kento Yamazaki terus meroket tatkala membintangi serial Netflix Alice in Borderland. Ia berperan sebagai pemeran utama Ryohei Arisu. Drama survival tersebut mendapat tanggapan positif dari kritikus film dan para penontonnya. Dalam kurun waktu satu bulan, drama yang dibintangi Kento itu telah ditonton oleh 18 juta orang sejak perilisannya pada Desember 2020. Kento Yamazaki pun semakin tenar dan dikenal luas sebagai aktor kelas satu Jepang oleh para penggemar internasionalnya.

5. Dijuluki "Prince of Live Action"

Kento Yamazaki telah melanglang buana menjadi aktor film yang diadaptasi dari manga. Disebut sebagai "Prince of Live Action", sejumlah judul film yang pernah dimainkan oleh Kento Yamazaki pun lebih dari cukup untuk membuktikan klaim tersebut. Tercatat, ia telah terlibat dalam beberapa film live action, seperti L-DK (2014), Death Note (2015), Orange (2015), Your Lie In April (2016), Jojo’s Bizzare Adventure: Diamond Is Unbreakable (2017), Hyouka: Forbidden Secret (2017), dan masih banyak lagi.

Itulah kelima fakta Kento Yamazaki, sudah menonton film-film yang dibintanginya?[]

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.