AKURAT.CO, Kasus pencurian brankas yang dialami oleh selebgram Dara Arafah memasuki babak baru. Pihak berwajib telah mengamankan mantan asisten rumah tangga (ART) bernama Mursidah dan kekasihnya, Sarpun.
Dalam konferensi pers, Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Zulpan mengatakan peran Mursidah adalah mengambil brankas di rumah. Kemudian mengirimkannya pada Sarpun menggunakan travel.
Tersangka Sarpun bertugas menerima kiriman brangkas, membongkar dan mengambil isinya. Ada beberapa barang bukti yang diamankan oleh pihak kepolisian.
"Barang bukti yang diamankan oleh penyidik di antaranya uang cash Rp 672 juta, jadi sudah berkurang. Linggis, palu, 2 gergaji kecil, pakaian yang digunakan saat melakukan pencurian," ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Zulpan di Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Senin (12/09).
"Lalu ada barang elektronik seperti HP, satu BPKP atas nama Rahmat Tri Wijayanto dan STNK atas nama yang sama," lanjutnya.
Atas kasus ini, kedua tersangka kasus pencurian brankas Dara Arafah, Mursidah dan Sarpun disangkakan Pasal 363 KUHP juncto 55 KUHP pidana.
"(Ancamannya) maksimal 7 tahun penjara," ucap Zulpan.
Sebelumnya, selebgram Dara Arafah mengatakan bahwa brankas miliknya dibawa kabur oleh ART-nya pada 4 September 2022. Dia tidak menyangka sang ART bisa melakukan hal sekejam itu kepadanya.
"Inalillahi wainnailahi rojiun. Masih syok banget mantan pembantu bawa kabur brankas gue," ujar Dara Arafah dikutip Rabu (7/9) dari akun Instagramnya.
Saat kejadian, Dara Arafah sedang tidak berada di rumah. Menurut Dara, Mursidah sempat pamit kepada ibunya sebelum pergi meninggalkan rumah Dara.
"Alasannya ibunya meninggal di kampung dan sempat minta uang ongkos buat pulang," kata Dara Arafah, kala itu.
Diketahui, Mursidah ditangkap di Ciracas, sedangkan Sarpun di Banyumas. Terkait dengan motif pencurian tidak ada balas dendam, kedua tersangka melakukan hal ini murni untuk mendapat keuntungan saja.
Mursidah juga belum lama bekerja dengan Dara Arafah. Sementara itu, diketahui Mursidah pernah ketahuan mencuri di rumah Jennifer Dunn. Hanya saja, kasus tersebut tidak dilanjutkan karena Jennifer Dunn memberi maaf.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Ancaman Denny Indrayana ke Presiden Prabowo Bentuk Penghinaan pada Mandat Rakyat
- 2Tujuh Dekade Asuransi Astra Menjaga Asa: Merajut Kemandirian Ekonomi UMKM, Perempuan, hingga Penyandang Disabilitas
- 3Memutus Mata Rantai Kejahatan Keuangan Digital: Upaya OJK Melindungi Masyarakat dari Jerat Judi Online
- 4Tak Tergilas Disrupsi, Tak Terjebak Perang Harga: Rahasia Bluebird Menjaga Takhta di Industri Transportasi Dalam Negeri
- 5Ina Liem Kini Setuju Gibran Mundur dari Wapres, Alasannya Bikin Heboh
- 6Putin Nyatakan Rusia Siap Perang dengan Eropa Meskipun Tidak Menginginkannya
- 7Moto3 Malaysia: Angkat Topi, Hiroshi Aoyama Terpukau dengan Penampilan Veda Ega Pratama di Sepang
- 8Viking Sebut Terduga Pembunuh ARK Bukan Pendukung Persija, Terindikasi Kelompok Suporter Klub Lain
- 9Pemerintah Pastikan Fundamental Ekonomi Tetap Kuat
- 10Harga Cabai Berangsur Turun Awal November




