Nindy Ayunda Dilaporkan Kasus Penyekapan, Kuasa Hukum Curiga Ada yang Tunggangi

AKURAT.CO, Kasus hukum yang menyeret nama Nindy Ayunda masih terus bergulir. Nindy diduga melakukan penyekapan pada mantan sopirnya, Sulaiman.
Kuasa hukum Nindy, Yafet Rissy, ditemui di kawasan Senopati, Jakarta Selatan, membantah adanya kejadian tersebut.
Menurutnya, Sulaiman sendiri membantah ada penyekapan dan pemukulan.
"Korbannya sendiri sudah membantah, menyangkal bahwa tidak ada peristiwa perampasan kemerdekaan. Tidak ada yang namanya penyekapan, pemukulan. Dia sendiri sudah membantah, tidak hanya sekali, beberapa kali dan dipublikasi secara meluas oleh televisi dan media massa," ujar Yafet Rissy, Jumat (22/07).
Namun, secara tiba-tiba muncul laporan terkait hal ini. Pihaknya pun menduga ada pihak-pihak tertentu yang mencoba menunggangi kasus ini.
Dimaksudkan untuk menurunkan harkat maupun martabat dari Nindy Ayunda dan Dito Mahendra.
Sebelumnya, Sulaiman datang bersama istri dan kuasa hukum ke Polres Metro Jakarta Selatan. Usai menjalani pemeriksaan, kepada awak media Sulaiman mengatakan dirinya mendapat pukulan di bagian kepala.
Menanggapi hal ini, Yafet Rissy dengan tegas meminta bukti visum. Menurutnya, jika hanya mengaku-ngaku dirinya pun bisa melakukan itu.
"Mana visumnya? Kamu bisa tunjukkan mana visumnya? Nah, kalau begitu saya juga bisa, saya bisa ngaku-ngaku saja. Saya kehilangan hingatan saya karena dipukul oleh seseorang, peristiwanya tahun lalu. Bisa enggak dibuktikan itu," tanyanya, tegas.
Lebih lanjut, Yafet Rissy mengatakan berbicara soal hukum, ketika menuduh seseorang melakukan tindak pidana kejahatan maka sepatutnya bisa dibuktikan.
Sebagaimana diketahui, dugaan penyekapan itu terjadi di tahun 2021 lalu.
"Anda mengaku bahwa Anda tulalit, Anda tidak bisa berpikir oleh karena penyekapan itu. Bagaimana cara membuktikannya? Saya mau tanya, peristiwa itu sudah terjadi pada bulan Februari tahun yang lalu 2021, satu tahun sebelumnya, bagaimana Anda bisa membuktikan itu?," ucap Yafet.
"Coba, ayo, saya tantang nih, gimana cara membuktikannya? Bahwa peristiwa tulalit dia akan atau sering tidak berpikir jernih itu karena peristiwa itu. Bagaimana cara membuktikannya? Apakah ada visum yang menyatakan seperti itu? Jadi, jangan juga menuduh, tanpa dasar tanpa bukti, karena itu berbahaya," lanjutnya.
Nindy Ayunda dilaporkan ke Polda Metro Jaya pada Februari 2021 terkait kasus dugaan penyekapan. Sampai saat ini dia masih berstatus sebagai saksi.[]
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Moto3 Malaysia: Angkat Topi, Hiroshi Aoyama Terpukau dengan Penampilan Veda Ega Pratama di Sepang
- 2Prediksi Skor Shakhtar vs Sporting CP 4 November 2026: Sama-Sama Incar Kebangkitan
- 3Putusan MA Soal Suket Gibran, Margarito Kamis Ungkap Dampaknya terhadap Jabatan Wapres
- 4Transfer Bank Kena Pajak Digital Mulai 9 November 2026? Ini Faktanya
- 5Prediksi Skor LASK Linz vs Slovan Bratislava 4 November 2026: Tuan Rumah Diunggulkan
- 6Prediksi Pertandingan Galatasaray vs Stuttgart 4 November 2026: Skor, Starting XI, dan Jadwal
- 7Prediksi Skor Atletico Madrid vs Bayern Munchen 4 November 2026: Los Rojiblancos Diunggulkan
- 8Kisi-Kisi dan Contoh Soal Matematika Wajib TKA SMA 2026 Lengkap dengan Kunci Jawaban
- 9Istana: Penyadapan yang Dilakukan Listyo Sigit Mengarah Perbuatan Makar
- 10Prabowo Tunjuk Letjen Ariyo Windutomo Jadi Pelaksana Tugas Kepala Staf Kepresidenan Menggantikan Listyo Sigit



