Akurat Logo

Berkembang Pesat di Indonesia, WeTV Akan Pacu Layanan Lewat Konten Lokal di 2022

Astriani | 15 Desember 2021, 15:00 WIB
Berkembang Pesat di Indonesia, WeTV Akan Pacu Layanan Lewat Konten Lokal di 2022

AKURAT.CO, WeTV menjadi salah satu platform streaming video yang tumbuh sangat signifikan di Indonesia. Bahkan di tahun pertama kehadirannya di Indonesia, WeTV telah berhasil memberikan tontonan yang terbaik kepada penonton Tanah Air.

Tidak hanya sebagai penyedia konten Mandarin dan Asia, WeTV juga berhasil menjadi destinasi konten-konten lokal Indonesia. Hal itu terlihat dari judul-judul WeTV yang sukses diterima penonton seperti WeTV Original Imperfect The Series, WeTV Original My Lecturer My Husband, WeTV Original Antares, dan WeTV Original Kisah Untuk Geri.

Selain beragam judul itu, salah satu produk WeTV juga telah berhasil meraih penghargaan MURI sebagai webseries Indonesia yang trending di 22 negara. Produk WeTV yang dimaksud adalah WeTV Original Little Mom.

Vice President Tencent Online Video, Mr. Jeff Han mengatakan bahwa sejak awal kehadirannya WeTV telah mengalami pertumbuhan yang sangat signifikan dan membuat jejak di seluruh Asia Tenggara seperti Indonesia, Filipina, Malaysia, Thailand, dan juga Vietnam.

"Kami juga mencapai pertumbuhan yang sangat cepat di setiap negara tersebut. Di Indonesia, WeTV telah menjadi yang terdepan, tidak sebagai platform teratas untuk konten Mandarin, tetapi juga untuk hiburan Asia premium lainnya seperti konten Korea dan Jepang untuk audiens Indonesia," kata Mr. Jeff Han dalam keterangan tertulis yang diterima AKURAT.CO, Selasa (14/12)

Lesley Simpson, selaku Country Head WeTV dan iflix Indonesia mengatakan dengan menjadi bagian dari Tencent Video, WeTV menyajikan konten-konten Mandarin terbaik dan juga sekaligus membawa konten-konten orisinil Indonesia ke seluruh dunia. Pihaknya, sangat berkomitmen untuk menghasilkan konten-konten lokal melalui kerjasama strategis dengan berbagai rumah produksi yang ada di Indonesia.

"Terbukti berbagai judul WeTV Original sukses mendapat apresiasi dari penonton internasional dalam setahun terakhir ini. Salah satunya adalah remake sinetron yang pernah memecahkan rekor pada masanya dengan twist yang modern seperti WeTV Original Tersanjung The Series dan WeTV Original Cinta Fitri," ucap Lesley Simpson.

Melihat tingginya minat nonton masyarakat Indonesia terhadap konten yang dihadirkan, Lesley mengatakan kedepannya WeTV akan berusaha memberikan layanan yang lebih baik lagi untuk penonton Tanah Air. WeTV akan berupaya menyajikan produk-produk lokal yang nantinya bisa dinikmati oleh semua kalangan di Indonesia pada khususnya.

"Kami yakin WeTV akan terus bertumbuh di tahun 2022 dengan beberapa strategi yang telah disiapkan, seperti memperluas kurasi konten, kerjasama dengan berbagai mitra, serta menambah variasi konten untuk menjangkau penonton dari segala usia. Serta yang tidak kalah penting adalah exclusivity, konten-konten WeTV Original hanya dapat ditonton melalui WeTV," jelas Lesley Simpson.

Sementara itu, Head of WeTV and Iflix SEA, Mr. Kaichen Li mengatakan penonton di Indonesia berkembang dengan sangat pesat dalam dua tahun terakhir. Karena itu, kedepannya WeTV akan terus memproduksi konten-konten orisinil lokal dari Indonesia untuk menghibur masyarakat Indonesia.

"Tentu saja kami ingin WeTV menjadi destinasi nomor satu untuk konten Indonesia dan Mandarin. Sebagai bagian dari Tencent Video, WeTV banyak mewarisi konten Mandarin terbaik dari Tencent Video. Tidak sedikit dari serial Mandarin ini populer di Indonesia, diantaranya My Girlfriend is an Alien, Falling Into Your Smile, Go Ahead dan You Are My Destiny," ucap Mr. Kaichen Li.

Sebagai aplikasi hiburan yang menyajikan konten-konten Asia yang menarik, WeTV menyajikan berbagai serial yang dapat disaksikan secara gratis. Penonton pun tidak perlu khawatir ketinggalan ragam tayangan, terbaik karena WeTV menayangkan serentak di seluruh dunia, mulai dari Indonesia, Filipina, Malaysia, Thailand, hingga mancanegara.[]

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

A
Reporter
Astriani
A
Editor
Agussalim