Akurat Logo

Merasa Dianggap Anak Tiri, Deddy Corbuzier: KPI Salah, Bisa Bubar Gak Bro?

Khaerul S | 12 Februari 2021, 19:15 WIB
Merasa Dianggap Anak Tiri, Deddy Corbuzier: KPI Salah, Bisa Bubar Gak Bro?

AKURAT.CO, Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) baru saja merilis daftar acara yang berpotensi melanggar protokol kesehatan selama Januari 2021.

Ada 36 tayangan berasal dari pantauan KPI, sedangkan 1 tayangan yakni "Pagi Pagi Ambyar" merupakan pengaduan publik.

"Dari 37 tayangan ini, pelanggaran protokol kesehatan yang dilakukan didominasi dengan tidak mengenakan masker dan pelindung wajah, selain itu didapati juga tayangan yang tidak memperhatikan jarak fisik atau social distancing," tulis akun @kpipusat pada Jumat (12/2/2021).

Sayangnya, daftar yang dirilis oleh KPI ini membuat sejumlah pihak merasa keberatan. Salah satunya adalah Deddy Corbuzier. 

Pada kolom komentar unggahan tersebut, Deddy mengaku sangat mendukung KPI membubarkan tayangan apabila terbukti melanggar protokol kesehatan.

Hanya saja, Deddy menantang KPI pun harus siap dibubarkan bila terbukti melakukan kesalahan.

"Setuju!! Kalau kami salah, bubarkan saja acara kami pak. Saya dukung! Tapi kalau KPI salah, bisa bubar gak Bro," tulis Deddy Corbuzier.

Deddy kembali mengunggah daftar yang dirilis KPI itu pada laman akun Instagram pribadinya.

"Ini adalah daftar siaran yg di anggap @kpipusat potensi melanggar prokes...
Ngerasa ada yg salah gak sih... Apa gw yg bego," tulis Deddy Corbuzier.

Tak hanya itu saja, Deddy juga membagikan video yang direkam oleh Andre Taulany. Dalam video tersebut, Andre berusaha melontarkan lelucon kepada Deddy, namun kekasih Sabrina Chairunnisa itu tak tertawa.

Andre menilai bahwa leluconnya kurang maksimal karena ekspresi wajahnya tak terlihat.

"Buat Deddy Corbuzier, gue mau ngelawak nih. Ada dancer dipanggil Nyonya. Om Deddy Corbuzier siapa yang punya," ujar Andre Taulany. 

"Kok elo enggak ketawa Ded, gue barusan ngelawak tuh. Ekspresi gue enggak keliatan ya. Ya iyalah gue pake masker, kagak lucu dah," tambahnya.

"Makanya main sinetron BRO!! @kpipusat," tulis Deddy menyertai video Andre Taulany tersebut.

Seperti diketahui, Andre dan Deddy sama-sama membawakan acara di televisi. Sama seperti Deddy, acara milik Andre juga masuk dalam daftar KPI.

Sebelumnya, Deddy menyuarakan isi hati para pembawa acara televisi yang merasa "dianaktirikan" oleh KPI.

Deddy menilai bahwa banyak acara sudah berusaha keras menjalankan protokol kesehatan, seperti menggunakan masker, menjaga jarak bahkan pengisi acara wajib melakukan tes sebelum syuting.

Deddy lantas mempertanyakan sinetron yang justru tidak masuk kedalam daftar KPI tersebut. Padahal dalam adegan sinetron, pemain tidak mengenakan masker maupun menjaga jarak.

Deddy tak tahu protokol kesehatan seperti apa yang diterapkan di lokasi syuting sehingga pemain dan kru seakan bisa abai dengan peraturan menggunakan masker dan menjaga jarak. 

Terkait ketakutan KPI ada yang meniru, Deddy menegaskan bahwa adegan sinetron-lah yang sebenarnya lebih dekat dengan kehidupan sehari-hari sehingga lebih mungkin diikuti masyarakat. 

"Kan gue punya talkshow, bro-bro KPI. Talkshow gue kan duduknya jauh-jauhan, tidak berdiri,tidak salaman, tidak tempel-tempelan, duduk jauh-jauhan, sudah melewati protokol kesehatan, PCR, semua sudah, terus harus pakai masker," ujar Deddy Corbuzier.

"Apakah mungkin kalian berpikir protokol kesehatan mereka lebih baik dibandingkan kita, saya enggak tahu. Apakah protokol mungkin lebih mahal, saya juga enggak tahu. Atau mungkin beda universe, jadi kalau mereka The Flash, kita Gundala Putra Petir," sindirnya.

"Jadi masyarakat bisa melihat oh ternyata pelukan di jalan, pacaran, gandengan, itu boleh enggak pakai masker," katanya.[]

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

K
Reporter
Khaerul S
A