Dewi Yull Bangga Putranya Ajarkan Bahasa Isyarat kepada Jokowi

AKURAT.CO Putra pasangan Dewi Yull dan Ray Sahetapy, Surya Sahetapy, mendapat kesempatan satu pesawat dengan Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo dan Iriana.
Dalam kesempatan tersebut, Surya Sahetapy diminta Jokowi untuk mengajarkan bahasa isyarat. Seperti diketahui, putra Dewi Yull tersebut adalah tuna rungu. Dewi Yull mengaku bangga dengan putranya tersebut.
"Ya, diundang mendampingi. Saya diinfokan saja Surya diminta mendampingi Jokowi ke Solo sekalian mengajar bahasa isyarat buat peresmian malam opening Asian Para Games kan," kata Dewi Yull di Grand Sahid, Jakarta Pusat, Minggu (7/10).
Lebih lanjut, Dewi merasakan bangga putranya bisa bersanding dengan Jokowi dan mengajarkan sedikit bahasa isyarat selama perjalanan.
"Bangga pastinya, sujud syukur. Tidak ada lagi yang bisa saya ucapkan kecuali Terima kasih sama Allah, Surya bisa menyemangati teman-teman tuli tetap bersemangat," jelas Dewi Yull.
Dewi juga mengatakan kepada orang tua yang memiliki anak dengan keterbatasan sepertinya harus terus bangga dan optimis bahwa kesempatan selalu terbuka.
"Para orang tua yang punya anak tuli tetap optimis bahwa kesempatan masih terbuka untuk mencapai mimpi dan cita-cita," tandas Dewi.[]
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Ancaman Denny Indrayana ke Presiden Prabowo Bentuk Penghinaan pada Mandat Rakyat
- 2Tujuh Dekade Asuransi Astra Menjaga Asa: Merajut Kemandirian Ekonomi UMKM, Perempuan, hingga Penyandang Disabilitas
- 3Memutus Mata Rantai Kejahatan Keuangan Digital: Upaya OJK Melindungi Masyarakat dari Jerat Judi Online
- 4Tak Tergilas Disrupsi, Tak Terjebak Perang Harga: Rahasia Bluebird Menjaga Takhta di Industri Transportasi Dalam Negeri
- 5Ina Liem Kini Setuju Gibran Mundur dari Wapres, Alasannya Bikin Heboh
- 6Moto3 Malaysia: Angkat Topi, Hiroshi Aoyama Terpukau dengan Penampilan Veda Ega Pratama di Sepang
- 7Putusan MA Soal Suket Gibran, Margarito Kamis Ungkap Dampaknya terhadap Jabatan Wapres
- 8Transfer Bank Kena Pajak Digital Mulai 9 November 2026? Ini Faktanya
- 9Pemerintah Pastikan Fundamental Ekonomi Tetap Kuat
- 10Harga Cabai Berangsur Turun Awal November



