Telkomsel dan Transjakarta Resmikan Hak Penamaan Halte Widya Chandra Telkomsel

AKURAT.CO Telkomsel dan Transjakarta secara resmi mengumumkan kolaborasi strategis dalam upaya meningkatkan sistem transportasi publik Jakarta melalui inovasi digital dan konektivitas perkotaan. Kolaborasi ini ditandai dengan hak penamaan Halte Widya Chandra, yang kini resmi berganti nama menjadi “Halte Widya Chandra Telkomsel”.
Kolaborasi ini juga sejalan dengan misi Telkomsel untuk menyediakan solusi dan konektivitas inovatif di setiap lini kehidupan, sekaligus mendukung upaya Transjakarta dalam meningkatkan sistem transportasi publik di Jakarta. Inisiatif ini menjadi simbol sinergi antara teknologi, layanan, dan konektivitas yang bertujuan menciptakan perubahan positif dan berkelanjutan.
Direktur Marketing Telkomsel, Derrick Heng menyampaikan bahwa Halte Widya Chandra Telkomsel bukan sekadar sebuah nama, melainkan simbol bagaimana inovasi dan kemitraan dapat membawa kemajuan yang berarti bagi masyarakat. "Bersama Transjakarta, kami berupaya mentransformasi mobilitas perkotaan dan menghadirkan solusi terbaik yang berdampak positif bagi kehidupan sehari-hari," ujar Derrick.
Baca Juga: Telkomsel Gelar Grand Final Dunia Games LAGA 2024, Wadahi Talenta Esport Tanah Air
Penamaan “Halte Widya Chandra Telkomsel” merupakan langkah awal dari kolaborasi ini. Selain hak penamaan halte, Telkomsel dan Transjakarta juga tengah mengembangkan berbagai solusi inovatif, termasuk Tap On Bus (TOB) yang bertujuan untuk meningkatkan efisiensi operasional dan memberikan kemudahan layanan bagi para pengguna transportasi publik.
Sementara itu, Direktur Utama Transjakarta, Welfizon Yuza menekankan pentingnya kolaborasi dalam menciptakan sistem transportasi publik yang modern dan terintegrasi, Transjakarta berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas layanan serta memastikan infrastruktur transportasi publik di Jakarta mampu menjawab kebutuhan dan tantangan perkotaan yang terus berkembang.
"Melalui kemitraan bersama Telkomsel ini, kami dapat mengintegrasikan solusi digital terkini ke dalam ekosistem layanan kami, memberikan pengalaman yang lebih baik bagi para pengguna dan mewujudkan Jakarta sebagai kota yang lebih cerdas dan terhubung," ujarnya.
Kemitraan ini mencerminkan komitmen bersama antara Telkomsel dan Transjakarta untuk selalu mendorong mobilitas perkotaan yang lebih efisien, memberikan pengalaman transportasi publik yang lebih baik, serta mendukung transformasi digital di Jakarta.
Melalui kerja sama ini, Telkomsel dan Transjakarta juga berharap dapat mendorong transformasi Jakarta menjadi kota pintar berkelas dunia yang mampu memenuhi kebutuhan masyarakat saat ini dan masa depan.
Ke depannya, Telkomsel juga terus memperkuat posisinya sebagai penyedia layanan telekomunikasi digital terdepan dengan memperluas jaringan Hyper 5G secara masif dan berkesinambungan (contiguous) di wilayah Jabodetabek.
Jaringan Hyper 5G Telkomsel akan memberikan pengalaman gaya hidup modern yang dinamis dengan mobilitas tinggi dan konektivitas tanpa batas, mendukung masyarakat untuk tetap produktif dan selalu terhubung di berbagai aktivitas sehari-hari.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Demo BEM UI 28 Oktober 2026: Cek Lokasi, Jadwal, dan Informasi Terbaru
- 2Survei IPO: Gerindra Memimpin, PSI yang Diperkuat Jokowi di Posisi Sembilan
- 3Cara Daftar BLT Kesra Rp900 Ribu Akhir Oktober 2026, Cek Tahapannya
- 4Lineup Jazz Goes to Campus 2026 Lengkap, Ada Kahitna hingga Maliq & D'Essentials
- 5UMKM Indonesia Bidik Pasar Global, LPEI Tawarkan Pembiayaan hingga Konsultasi Ekspor
- 6Saran Meningkatkan Kualitas dan Pemanfaatan Buku Teks dalam Pembelajaran
- 7Link Live Streaming Garudayaksa vs Persib Bandung Malam Ini, Klik di Sini!
- 8Netanyahu: AS Akan Hentikan Bantuan Militer ke Israel, Tinggal Menunggu Waktu
- 9KPK Jadwalkan Ulang Pemeriksaan Nusron Wahid di Kasus Suap HGB Summarecon
- 10Hakim Tolak Batalkan Dakwaan Febrie Adriansyah, Perkara Emas 74 Kilogram dan Valas Dilanjutkan ke Pembuktian









