Polemik Dualisme Kepemimpinan Kadin, Pengusaha Minta Pemerintah Berikan Kepastian
Demi Ermansyah | 13 Desember 2024, 10:16 WIB

AKURAT.CO Para pengusaha lebih dari 250 asosiasi dan himpunan nasional menyerukan penyelesaian segera atas dualisme kepemimpinan di tubuh Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia.
Menurut Ketua Umum IDRA, Wisnu W. Pettalolo memaparkan dualisme kepemimpinan ini dapat menghambat target pertumbuhan ekonomi sebesar 8% yang dicanangkan oleh Presiden Prabowo Subianto.
"Iklim usaha harus mendukung agar kontribusi maksimal dari pelaku usaha dapat tercapai (pertumbuhan ekonomi 8 persen)," ujarnya pada saat konferensi pers bersama media di Jakarta, Kamis (12/12/2024).
Senada dengan Wisnu, Ketua Umum BPP Gapensi, Andi Rukman Nurdin Karumpa menegaskan bahwasanya para pelaku usaha konstruksi mulai kehilangan kepercayaan terhadap Kadin. Oleh karena itu, dirinya bersama Asosiasi lainnya berharap dapat duduk bersama dengan pemerintah untuk menyelesaikan masalah ini secara dewasa.
"Sebab isu dualisme ini harus sesegera mungkin diselesaikan karena mampu mempengaruhi kolaborasi antara sektor usaha dan pemerintah dalam mencapai target pertumbuhan ekonomi," paparnya.
Asosiasi dan Himpunan, lanjutnya, merupakan organisasi yang mewadahi pengusaha atau perusahaan di setiap sektor ekonomi. Oleh karena itu para asosiasi dan Himpunan merupakan pihak yang paling paham tantangan dan dinamika di setiap sektor ekonomi. Sedangkan Kadin merupakan wadah multi sektor.
"Jadi keduanya memiliki kaitan erat dalam ranah pergerakan roda ekonomi nasional, nah kalau ada dualisme seperti ini, bukannya malah membingungkan, mau dibawa kemana kita nantinya," pungkasnya.
Maka dari itu, lanjutnya, secara tidak langsung isu ini merupakan isu yang sangat krusial karena dapat memengaruhi kolaborasi antara sektor usaha dan pemerintah dalam mencapai target ekonomi.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Belajar dari Jepang, Erick Thohir Ingin Timnas Indonesia Punya Dua Skuad Berkualitas
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Aprilia Buang Peluang Emas Meski Kuasai 4 Besar di Mandalika, Marc Marquez Pemenang Sesungguhnya!
- 5Kalender Jawa 13 Oktober 2026: Watak Weton Selasa Pon, Setia tetapi Mudah Cemburu
- 6Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 7Rusia Perluas Pangkalan Militer di Libya, NATO Terancam dari Dua Arah
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 10Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu









