BPKH Gandeng WadzPay Ciptakan Perjalanan Non Tunai Jamaah Haji dan Umrah RI

AKURAT.CO Badan Pengelolaan Keuangan Haji atau BPKH meneken Nota Kesepahaman (MoU) dengan WadzPay, pemimpin dalam teknologi pembayaran berbasis blockchain untuk mengadopsi solusi tokenisasi private blockchain lintas batas pertama di dunia.
Kolaborasi ini memungkinkan solusi pembayaran digital bebas tunai bagi para jamaah Indonesia yang menjalani perjalanan suci Haji dan Umrah ke Arab Saudi. BPKH menjalankan Manajemen Keuangan Haji berdasarkan prinsip syariah, prinsip-prinsip prudensial, manfaat, non-profit, transparansi, dan akuntabilitas.
Group CEO dan Managing Director WadzPay, Anish Jain mengatakan pihaknya akan bertindak sebagai pengelola program keseluruhan, sementara BPKH akan segera merencanakan proyek uji coba melalui salah satu bank anggota mereka, dengan tujuan membuat dompet elektronik (e-wallet) dapat diakses oleh sebagian besar jamaah untuk musim Haji 2024.
Baca Juga: BPKH Gandeng Bank Muamalat Layani Jemaah Haji Dan Umrah
Program Pembayaran Berbasis Private Blockchain WadzPay adalah penyediaan lintas batas tunai pertama di dunia yang mengubah permainan dalam perjalanan Haji dan Umrah, menawarkan kemudahan operasional bagi lembaga penerbit, jamaah, serta pedagang.
"Kami bangga bergabung dengan BPKH dalam kemitraan yang transformatif ini. Dengan visi BPKH dan Program Haji & Umrah berbasis blockchain WadzPay untuk pembayaran, kami bertujuan untuk memberdayakan para jamaah, menyederhanakan transaksi, dan memperkaya perjalanan mereka," kata Anish dikutip Rabu (22/11/2023).
Melalui kerja sama ini, platform berbasis SaaS ini dapat dengan mudah dimanfaatkan oleh beberapa lembaga penerbit di berbagai negara untuk terhubung dengan pedagang di Arab Saudi, memungkinkan jamaah untuk mengisi ulang dompet elektronik mereka di negara asal dan berbelanja seperti "penduduk setempat" selama ibadah sebenarnya.
Anggota Badan Pelaksana BPKH, Harry Alexander mengatakan lewat kemitraan ini, bank-bank Indonesia akan menjadi pengguna pertama yang mengadopsi solusi yang siap untuk masa depan dari WadzPay.
"Kami sangat senang untuk memodernisasi keuangan Haji dan Umrah, meningkatkan kesejahteraan dan kepuasan para jamaah. Kemitraan ini akan mendorong transparansi dan inklusi keuangan," ujar Harry.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Moto3 Malaysia: Angkat Topi, Hiroshi Aoyama Terpukau dengan Penampilan Veda Ega Pratama di Sepang
- 2Prediksi Skor Shakhtar vs Sporting CP 4 November 2026: Sama-Sama Incar Kebangkitan
- 3Putusan MA Soal Suket Gibran, Margarito Kamis Ungkap Dampaknya terhadap Jabatan Wapres
- 4Transfer Bank Kena Pajak Digital Mulai 9 November 2026? Ini Faktanya
- 5Prediksi Skor LASK Linz vs Slovan Bratislava 4 November 2026: Tuan Rumah Diunggulkan
- 6Prediksi Pertandingan Galatasaray vs Stuttgart 4 November 2026: Skor, Starting XI, dan Jadwal
- 7Prediksi Skor Atletico Madrid vs Bayern Munchen 4 November 2026: Los Rojiblancos Diunggulkan
- 8Kisi-Kisi dan Contoh Soal Matematika Wajib TKA SMA 2026 Lengkap dengan Kunci Jawaban
- 9Istana: Penyadapan yang Dilakukan Listyo Sigit Mengarah Perbuatan Makar
- 10Prabowo Tunjuk Letjen Ariyo Windutomo Jadi Pelaksana Tugas Kepala Staf Kepresidenan Menggantikan Listyo Sigit








