Akurat Logo

Sempat Melandai, Harga Emas Hari Ini Rebound Ke Rp1,072 Juta Per Gram

Sunarimo Darmaji | 12 Oktober 2023, 10:05 WIB
Sempat Melandai, Harga Emas Hari Ini Rebound Ke Rp1,072 Juta Per Gram

AKURAT.CO Pada 7 Oktober 2023 lalu, secara mendadak Hamas meluncurkan aksinya menggempur Israel dari berbagai penjuru, baik datar, laut, maupun udara. Konflik ini membuat volatilitas harga sejumlah komoditas global termasuk emas.

Terpantau hari ini, Kamis, 12 Oktober 2023 harga emas yang selama ini dianggap sebagai aset paling aman atau safe haven di pasar dunia maupun di dalam negeri kembali menguat setelah sempat terguncang.

Harga emas Antam di Gerai Butik Emas yang kemarin melandai, kini melonjak lagi Rp9.000 per gram dari harga sebelumnya menjadi Rp1.072.000 per gram. Adapun harga emas buyback Antam hari ini juga naik Rp9.000 per gram dibanding harga sebelumnya, menjadi Rp950.000 per gram. Dengan demikian, selisih antara harga emas dan harga buyback hari ini masih Rp122.000 per gram.

Baca Juga: Harga Emas Antam Turun Usai Naik Tipis

Jadi jangan kaget jika semisal hari ini Anda membeli emas seharga RP1,072 juta namun besok terpaksa menjualnya karena kebutuhan mendesak, Antam hanya akan menghargainya Rp950 ribu. Artinya Anda akan rugi Rp122 ribu.

Kenaikan itu karena adanya permintaan aset safe haven yang melonjak akibat serangan mendadak Hamas terhadap Israel pada akhir pecan lalu. Harga emas memang akan selalu mengalami kenaikan harga setiap kali terjadinya perang. Pada tahun lalu saja, harga emas mencapai hingga ke level USD2000 setelah meledaknya perang Rusia dengan Ukraina.

Namun pada Selasa, (10/10/202) harga emas kembali melemah yang disebabkan investor kembali mempertimbangkan prospek pengetatan moneter Bank Sentral Amerika Serikat. Harga emas ini turun sebanyak 0,5% Setelah melesatnya harga emas 1,6%.

Emas hanya satu contoh komoditas yang terdampak perang Israel - Hamas. Komoditas lainnya yang terdampak adalah minyak dunia. Harga minyak dunia sempat naik 4% ketika konflik Hamas dan Israel memanas. Harga minyak diperdagangkan 4,53% lebih tinggi, sebesar USD88,41 per barel pada awal pekan.

Pasar akan fokus pada pertemuan kebijakan dari Federal Reserve, yang akan dipublikasikan pada hari Rabu ini dan data Indeks Harga Konsumen (CPI) AS yang akan dirilis pada hari kamis besok.

Perang atau konflik antar negara bukan hanya memakan korban manusia dan infrastruktur saja, tetapi juga dapat memberikan efek lainnya, sebagaimana berikut.

1. Beban ekonomi

Beban ekonomi Setelah perang sangatlah besar. Beban ini mencakup kondisi ekonomi dunia yang mengalami kekacaun, seperti tidak berjalannya industri, karena rentan terhadap kondisi keamanan yang tidak baik. Selain itu juga memerlukan biaya yang besar dalam pembangunan ulang infrastruktur yang rusak akibat perang.

2. Ketidakstabilan sosial

Perang atau konflik antar negara menciptakan ketidakstabilan sosial yang dapat mengganggu pendidikan, pelayanan kesehatan, dan akses layanan lainnya.

3. Trauma jangka panjang

Perang juga menimbulkan bekas yang dalam bagi korbannya, seperti trauma jangka panjang akibat perang tersebut.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.