Akurat Logo

Sungai Dangkal Hambat Distribusi BBM di Kalimantan, Ini Respon Bahlil

Lukman Nur Hakim Akurat.co | 20 Oktober 2026, 08:20 WIB
Sungai Dangkal Hambat Distribusi BBM di Kalimantan, Ini Respon Bahlil
Menteri Koordinator Bidang Hilirisasi dan Transisi Energi, Bahlil Lahadalia - AKURAT.CO/Lukman Nur Hakim

AKURAT.CO Menteri Koordinator Bidang Hilirisasi dan Transisi Energi, Bahlil Lahadalia mengungkapkan, pendangkalan sungai akibat faktor cuaca menghambat distribusi bahan bakar minyak (BBM) di sejumlah wilayah, terutama di Kalimantan.

Kondisi tersebut membuat kapal berukuran besar yang sebelumnya digunakan untuk mengangkut BBM melalui jalur sungai tidak lagi dapat melintas.

“Sekarang sebagian sungai itu, sebagian sungai melakukan pendangkalan akibat cuaca. Karena dia melakukan pendangkalan, maka tadinya kapal yang bisa masuk dengan skala yang besar itu enggak bisa lagi,” kata Bahlil dalam konferensi pers di Fuel Terminal Sanggaran Bali, dikutip dari Keterangan Kementerian ESDM, Senin (19/10/2026).

Baca Juga: Bahlil Tambah Cadangan BBM Bali, Distribusi Kini Didukung 7 Kapal

Untuk mengatasi hal tersebut, Pemerintah bersama PT Pertamina (Persero) mengalihkan sebagian distribusi ke jalur darat, meski membutuhkan waktu lebih lama.

Ketua Umum Partai Golkar ini menjelaskan, perubahan moda transportasi menjadi salah satu langkah yang ditempuh untuk menjaga kelancaran pasokan BBM ke wilayah terdampak. Namun, pengalihan distribusi dari jalur sungai ke jalur darat berpotensi memperpanjang waktu pengiriman.

Meski demikian, Bahlil memastikan pemerintah akan mengupayakan langkah maksimal untuk mengantisipasi gangguan distribusi agar tidak menimbulkan dampak yang lebih luas.

Baca Juga: Bantah Ada Pembatasan Kouta, Bahlil: Kami Naikan Cadangan hingga 15 Hari

“Jadi kita mengalihkan dengan transportasi darat, dan itu sebagian memakan waktu. Tapi sekalipun demikian, kita akan melakukan [upaya] maksimal agar hal-hal yang tidak diinginkan itu tidak terjadi lagi,” ujarnya.

Halaman:
Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.