Akurat Logo

Dua Tahun Pemerintahan Prabowo: Kontribusi Hilirisasi ke Investasi Nasional Naik Jadi 30 Persen

Moehamad Dheny Permana | 9 Oktober 2026, 06:00 WIB
Dua Tahun Pemerintahan Prabowo: Kontribusi Hilirisasi ke Investasi Nasional Naik Jadi 30 Persen
CEO Danantara, Rosan Roeslani bersama Chief Executive Officer Danantara Investment Management, Pandu Sjahrir - AKURAT.CO/Lukman Nur Hakim

AKURAT.CO Memasuki dua tahun pemerintahan Presiden Prabowo Subianto, program hilirisasi menunjukkan peningkatan dan semakin memperbesar kontribusinya terhadap investasi nasional.

Realisasi investasi Indonesia sepanjang semester I 2026 tercatat mencapai Rp1.010,6 triliun. Angka tersebut tumbuh 7,2 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya dan menyerap lebih dari 1,4 juta tenaga kerja.

Hal tersebut disampaikan Menteri Investasi dan Hilirisasi sekaligus CEO Danantara, Rosan Perkasa Roeslani, dalam Groundbreaking dan Komersialisasi 11 Ekosistem Hilirisasi Nikel serta Ekspor Perdana Baterai Kendaraan Listrik di Kawasan Industri Weda Bay, Halmahera Tengah, Maluku Utara, Kamis (8/10/2026).

“Memang investasi di semester pertama 2026 ini, alhamdulillah mencapai realisasi investasi Rp1.010,6 triliun, tumbuh 7,2 persen dan menyerap lebih dari 1,4 juta orang,” kata Rosan.

Menurut Rosan, peningkatan investasi tidak hanya terlihat dari sisi nilai, tetapi juga dari perubahan komposisinya.

Kontribusi investasi hilirisasi yang sebelumnya berada di kisaran 25 persen kini meningkat menjadi sekitar 30 persen dari total realisasi investasi nasional.

“Dari total investasi tersebut, angka hilirisasi meningkat, Bapak. Dalam dua tahun terakhir ini, kontribusi hilirisasi dari 25 persen sudah mencapai 30 persen dari total investasi yang masuk,” ujarnya.

Berdasarkan sektor usaha, realisasi investasi pada Semester I 2026 masih didominasi industri logam dasar, barang logam, bukan mesin dan peralatannya.

Sektor tersebut kemudian diikuti jasa lainnya, pertambangan, transportasi, pergudangan dan telekomunikasi, serta perumahan, kawasan industri dan perkantoran.

Rosan mengatakan perkembangan hilirisasi juga mulai mendorong penyebaran investasi ke berbagai wilayah di luar Pulau Jawa.

“Dan lebih dari 75 persen terealisasi di luar Jawa, Bapak Presiden. Kita melihat hilirisasi ini akan terus meningkat ke depannya,” kata Rosan.

Baca Juga: Jadi Ketua Panja RUU Pemilu, Bahtra Banong Siap Serap Aspirasi di Masa Reses

Halaman:
Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.