Perkuat Kolaborasi Kelistrikan Indonesia-Jerman lewat Integrasi EBT, PLN Terima Kunjungan Delegasi BMZ ke UIP2B JAMALI

AKURAT.CO PT PLN (Persero) Unit Induk Pusat Pengatur Beban Jawa, Madura, dan Bali (UIP2B JAMALI) menerima kunjungan Federal Ministry for Economic Cooperation and Development (BMZ) Jerman ke Control Center PLN UIP2B JAMALI, Depok, Jawa Barat.
Kunjungan ini menjadi momentum untuk memperkuat kolaborasi Indonesia-Jerman dalam mendukung transformasi sistem ketenagalistrikan dan transisi energi.
Delegasi dipimpin oleh Christine Toetzke selaku Director General Asia, Latin America, Middle East, Eastern/South Eastern Europe BMZ Germany, serta diikuti perwakilan Kedutaan Besar Republik Federal Jerman untuk Indonesia, Kreditanstalt für Wiederaufbau (KfW), dan Deutsche Gesellschaft für Internationale Zusammenarbeit (GIZ).
Baca Juga: PLN Indonesia Power Perkuat Bisnis MRO Hingga BESS, Bidik Pasar Asia Pasifik
General Manager PLN UIP2B JAMALI, Munawwar Furqan, menyampaikan bahwa kunjungan tersebut menjadi ruang pertukaran pengalaman sekaligus memperkuat sinergi Indonesia dan Jerman di sektor ketenagalistrikan.
“Kunjungan ini diharapkan menjadi momentum untuk memperkuat kerja sama Indonesia-Jerman yang telah terjalin. Pertukaran pengetahuan dan pengalaman ini diharapkan dapat mendukung penguatan sistem kelistrikan yang semakin andal, adaptif, dan siap mengakomodasi pertumbuhan Energi Baru Terbarukan (EBT) di Indonesia,” ujar Munawwar.
Dalam kunjungan tersebut, PLN UIP2B JAMALI memaparkan perannya dalam menjaga keandalan dan keseimbangan sistem kelistrikan Jawa, Madura, dan Bali.
Termasuk transformasi menuju Advanced Control Center, penguatan perencanaan operasi, serta pemanfaatan teknologi forecasting untuk mendukung peningkatan penetrasi EBT.
Sementara itu, Christine Toetzke mengapresiasi kesempatan untuk melihat secara langsung pengelolaan sistem kelistrikan Jawa, Madura, dan Bali. Ia menjelaskan bahwa sektor energi merupakan salah satu fokus utama kerja sama pembangunan antara Jerman dan Indonesia, khususnya dalam pengembangan energi terbarukan.
Sektor energi merupakan salah satu sektor prioritas dalam kerja sama kami dengan Pemerintah Indonesia, terutama dalam mendukung pengembangan energi terbarukan.
"Setelah sebelumnya melihat penerapan forecasting dan control system di PLTS Terapung Cirata, kami juga tertarik memahami bagaimana pengendalian sistem Jawa, Madura, dan Bali dilakukan serta tantangan dalam mengintegrasikan energi terbarukan, termasuk rencana pengembangan tenaga surya dalam skala besar di Indonesia," ujar Christine.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Ekspor Minyak Timur Tengah Pulih 80 Persen, Strategi Iran di Selat Hormuz Mulai Kehilangan Taji?
- 2Prediksi Skor Thailand vs Vietnam 29 September 2026: Vietnam Berpeluang Menang Lagi?
- 3Klik Link Live Streaming Indonesia vs Malaysia FIFA ASEAN Cup 2026 Malam Ini
- 4Sinyal Aliansi Militer Baru? Telepon Khusus Erdogan ke Prabowo Bongkar Ambisi Besar Jakarta-Ankara
- 5Prediksi Indonesia vs Malaysia di FIFA ASEAN Cup 2026: Susunan Pemain dan Skor!
- 6Cek Bansos Tahap 4 Oktober-Desember 2026, Begini Cara Cek Desil dan Status Penerima Pakai NIK
- 7Prediksi Spanyol vs Kroasia di UEFA Nations League: Susunan Pemain, H2H, dan Skor
- 8Ramalan Shio Minggu Ini 28 September–4 Oktober 2026: Ada yang Makin Sibuk, Ada yang Butuh Me Time
- 9Harmonisasi Pendidikan dan Industri, Cara Cermat TBIG Merawat Jaringan Telekomunikasi dan Asa Anak Bangsa
- 10KPK Geledah Kantor Bela Parahiyangan Investindo, Terkait Suap Kementerian ATR/BPN








