Matangkan Fee Ekspor, DSI Janji Tak Bebani Eksportir

AKURAT.CO PT Danantara Sumber Daya Indonesia (DSI) masih menghitung skema biaya atau fee yang akan dikenakan dalam pelaksanaan mandatnya sebagai perantara tunggal ekspor komoditas strategis.
Seperti yang diketahui, komoditas strategis tersebut antara lain, batu bara, kelapa sawit, dan ferroalloy.
Direktur Keuangan dan Treasury DSI, Sinthya Roesly mengatakan, besaran fee masih dalam tahap perhitungan dengan mempertimbangkan biaya operasional dan kebutuhan pengembalian biaya (cost recovery) perusahaan.
Baca Juga: DSI Kelola Ekspor 3 Komoditas Strategis Senilai USD70 Miliar
Menurutnya, sebagai badan usaha berbentuk perseroan terbatas (PT), DSI tetap perlu memperoleh margin yang wajar dari pelaksanaan mandat tersebut. Namun, penetapan biaya akan mengedepankan prinsip efisiensi dan tidak menambah beban bagi eksportir.
“Sehingga tadi atas mandat itu, ada ongkos yang dikeluarkan, tentu ada margin yang reasonable, yang wajar, yang dapat diperoleh oleh DSI,” kata Sinthya di Wisma Danantara, Senin (24/8/2026) malam.
Sinthya menegaskan, DSI tidak ingin skema biaya yang diterapkan justru meningkatkan biaya ekspor yang harus ditanggung produsen maupun eksportir Indonesia.
Karena itu, perhitungan fee akan mempertimbangkan efisiensi serta besaran biaya ekspor (export cost) yang ditanggung pelaku usaha.
“Nah, ini sedang dihitung tentu dengan prinsip-prinsip misalnya efisiensi, tidak menambah biaya kepada eksportir, dan juga tentu akan dikonsultasikan dengan para pihak terkait ya,” ujarnya.
Dirinya menyebut, konsultasi dengan para pemangku kepentingan menjadi bagian penting sebelum skema biaya tersebut ditetapkan.
Pemerintah dan DSI perlu memastikan mekanisme yang diterapkan tetap mendukung daya saing ekspor komoditas strategis Indonesia.
“Bagaimana fee yang akan kita bebankan kepada masyarakat karena akan dihitung bagaimana export cost ya bagi si produsen atau eksportir Indonesia,” tutur Sinthya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Kalender Jawa 10 Oktober 2026: Watak Weton Sabtu Kliwon dan Hari Baiknya
- 2Eks Ketua KY Soroti Putusan MK soal Ijazah Gibran: Tidak Menemukan Bukti Bukan Berarti Terbukti
- 3Kontak Tembak di Papua Barat Daya, Komandan Operasi OPM Dikabarkan Tewas
- 4Kalender Jawa 12 Oktober 2026: Watak Weton Senin Pahing Dikenal Tegas dan Punya Cita-Cita Tinggi
- 5India Diguncang Gelombang Penangkapan, Ribuan Orang Ditahan Jelang Demo Tuntut Ketua KPU Mundur
- 6Kalender Jawa 13 Oktober 2026: Watak Weton Selasa Pon, Setia tetapi Mudah Cemburu
- 7Prediksi Lens vs Sporting CP 13 Oktober 2026: Skor, H2H, dan Susunan Pemain
- 8Kesepakatan Diesel Trump-Putin Dicibir Zelensky: Kami Dijadikan Kedok
- 9KPK Jadwalkan Ulang Pemeriksaan Nusron Wahid Pekan Ini
- 10Eratnya Persahabatan Indonesia-Mesir, Prabowo Antarkan Langsung Keberangkatan Presiden El-Sisi







