PLN Siapkan Pengamanan Listrik Lapis Lima di Istana Saat HUT RI

AKURAT.CO PT PLN (Persero) menerapkan pengamanan kelistrikan lapis lima guna mendukung rangkaian Upacara Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Istana Negara, Senin (17/8/2026).
Pengamanan tersebut terdiri atas dua subsistem dari empat gardu induk, serta diperkuat empat penyulang, genset dan Uninterruptible Power Supply (UPS).
PLN juga menyiagakan 132 personel di 26 titik siaga untuk mendukung keandalan kelistrikan di kawasan Istana.
Untuk menjaga kontinuitas pasokan, PLN menyiapkan empat unit genset dengan total kapasitas 8.000 kilovolt ampere (kVA) dan delapan unit UPS dengan total kapasitas 3.200 kVA. Sistem pengamanan tersebut dirancang dengan prinsip Zero Downtime selama pelaksanaan upacara.
Baca Juga: Pasca Gempat NTT, PLN Pastikan BTS Kembali Teraliri Listrik
“PLN all out mengawal seluruh rangkaian peringatan kemerdekaan. Kami ingin seluruh sistem yang mendukung kegiatan berjalan andal. Khusus untuk upacara kenegaraan di Istana Merdeka,” kata Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo, Minggu (16/8/2026) malam.
Sementara itu, General Manager PLN Unit Induk Distribusi Jakarta Raya (UID Jaya), Moch. Andy Adchaminoerdin, mengatakan sistem utama di setiap lokasi diperkuat dengan cadangan berlapis sesuai karakteristik dan kebutuhan masing-masing kegiatan.
“Untuk setiap lokasi kegiatan, kami menyiapkan skenario sesuai kebutuhan. Sistem utama kami perkuat dengan sumber cadangan berlapis, baik dari gardu induk maupun subsistem yang berbeda, kemudian dilengkapi UPS dan genset. Personel juga kami tempatkan di titik-titik siaga untuk melakukan pemantauan dan merespons kondisi di lapangan,” ujar Andy.
Andy menambahkan, pihaknya telah melakukan instalasi dan simulasi perkuatan kelistrikan di sejumlah lokasi kegiatan, termasuk kawasan Monas dan Istana Merdeka, untuk menjaga sistem dan peralatan pendukung siap digunakan sesuai skenario yang telah ditetapkan.
Di kawasan Monas, PLN menyiagakan 86 personel di tujuh titik siaga untuk mendukung pelaksanaan Kirab Bendera pada 17 Agustus. Pengamanan dilakukan melalui lapis 3 yang didukung satu subsistem, dua gardu induk, dua penyulang, serta perangkat pendukung berupa UGB, genset, dan UPS.
Sementara untuk Pesta Rakyat yang berlangsung di kawasan Monas, Bundaran HI, dan Sarinah, PLN menyiagakan 134 personel di 12 titik siaga, dengan dukungan dua gardu induk, 2 penyulang, 1 genset, dan 12 UPS.
Baca Juga: PLN Sigakan Sistem Kelistrikan Nasional Jelang HUT RI ke-81
Kesiapan tersebut melengkapi pengamanan PLN pada berbagai rangkaian kegiatan yang telah berlangsung di Jakarta sejak awal Agustus, termasuk Dzikir dan Doa Kebangsaan, Hari Pramuka, Sidang Tahunan MPR RI dan Pidato Kenegaraan, serta Renungan Suci.
Kesiapan kelistrikan di Jakarta merupakan bagian dari kesiapsiagaan PLN secara nasional. Pada 17 Agustus 2026, beban puncak kelistrikan nasional diproyeksikan mencapai 42,6 gigawatt (GW), sementara daya mampu pembangkit mencapai 51,6 GW.
Dengan demikian, tersedia cadangan daya sebesar 9 GW atau sekitar 21,1 persen dari proyeksi beban puncak.
Untuk mengawal seluruh rangkaian peringatan kemerdekaan di berbagai daerah, lebih dari 45 ribu personel PLN disiagakan di 2.275 titik di seluruh Indonesia.
Kesiapan tersebut diperkuat dengan ribuan peralatan pendukung, termasuk 1.517 unit genset, 559 unit UPS, 1.286 unit gardu bergerak, 75 unit kabel bergerak, 318 unit truk crane, 3.424 mobil operasional, serta 3.583 motor operasional.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Cara Cek Penerima BSU Kemnaker 2026 Pakai NIK, Begini Status Link Resminya
- 2Setelah 'Cabut' dari Timnas Portugal, Masa Depan Cristiano Ronaldo dalam Ketidakpastian
- 3Prediksi Belgia vs Turki 3 Oktober 2026: Susunan Pemain, H2H, dan Skor
- 4Asian Games: Indonesia Berpeluang Raih 5 Emas Besok, Padel Salah Satunya!
- 5Moto3 Jepang: Tanpa Alasan! Hiroshi Aoyama Tuntut Veda Ega Pratama dan Zen Mitani All Out di 'Kandang'
- 6Trump Siapkan Tambahan 10.000 Pasukan AS ke Timur Tengah, Senator Desak Kongres Hentikan Dana Perang Iran
- 7Kalender Jawa 2 Oktober 2026: Watak Weton Jumat Pahing Dikenal Punya Cita-Cita Tinggi
- 8Dokumen Pendidikan Gibran Dilaporkan ke Bareskrim, Keaslian Syarat Cawapres 2024 Jadi Sorotan
- 9Anak Usaha Lyman Group Urus HGB Kota Baru Parahyangan ke ATR/BPN, KPK Dalami Setorannya
- 10KPK Buka Peluang Periksa Nusron Wahid di Kasus ATR/BPN, Dalami Alur Setoran hingga Pusat








