Idul Adha 1447 H, Pegadaian Salurkan 212 Sapi dan 701 Kambing

AKURAT.CO PT Pegadaian kembali menunjukkan komitmennya dalam menjalankan program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) melalui penyaluran hewan kurban pada Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah.
Tahun ini, perusahaan menyalurkan total 913 ekor hewan kurban yang terdiri dari 212 ekor sapi dan 701 ekor kambing. Bantuan tersebut didistribusikan ke berbagai wilayah di Indonesia melalui Kantor Pusat, Kantor Wilayah, Kantor Area, hingga Kantor Cabang Pegadaian.
Penyaluran hewan kurban juga melibatkan ekosistem binaan perusahaan, termasuk bank sampah binaan Pegadaian serta sejumlah pondok pesantren di berbagai daerah. Langkah ini dilakukan untuk memperluas manfaat kurban sekaligus memperkuat hubungan kemitraan dengan komunitas lokal.
Baca Juga: Pegadaian Salurkan 4.500 Paket Daging Kurban di Idul Adha 1447 H
Direktur Jaringan dan Operasi PT Pegadaian, Eka Pebriansyah, mengatakan kegiatan tersebut merupakan agenda tahunan perusahaan yang melibatkan karyawan sebagai bentuk rasa syukur atas kinerja positif yang dicapai perusahaan.
“Kegiatan penyaluran hewan kurban ini merupakan agenda tahunan perusahaan bersama karyawan sebagai bentuk rasa syukur atas kinerja positif yang diraih operasional perusahaan, sekaligus komitmen kami untuk selalu hadir di tengah masyarakat,” ujarnya.
Menurut Eka, momentum Idul Adha menjadi sarana untuk memperkuat nilai kebersamaan sekaligus menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat yang membutuhkan, terutama di sekitar wilayah operasional Pegadaian.
Secara rinci, Kantor Pusat Pegadaian mengoordinasikan penyaluran 65 ekor sapi dan 39 ekor kambing. Sementara sisanya disalurkan melalui 12 Kantor Wilayah Pegadaian yang tersebar di berbagai daerah.
Strategi tersebut dilakukan agar manfaat kurban tidak hanya terpusat di wilayah perkotaan, tetapi juga dapat dirasakan oleh masyarakat di berbagai daerah hingga pelosok Indonesia.
Eka memastikan seluruh hewan kurban yang disalurkan telah melalui proses seleksi dan pemeriksaan sehingga aman serta layak untuk dikonsumsi.
“Kami berharap program ini dapat terus mempererat tali silaturahmi dan meningkatkan nilai kemanfaatan sosial perusahaan bagi masyarakat,” katanya.
Sebelumnya, Rohani Islam (Rohis) Pegadaian juga telah menyalurkan 22 ekor hewan kurban yang diproyeksikan menghasilkan sekitar 4.500 paket daging kurban.
Paket daging tersebut didistribusikan kepada kaum mustahik dan masyarakat sekitar yang berhak menerima. Penyerahan dilakukan di Outlet Pegadaian Kebon Nanas, Jakarta, pada akhir Mei lalu.
Baca Juga: Rincian Harga Emas Pegadaian 29 Mei 2026 untuk Rencana Investasi Anda
Melalui program kurban ini, Pegadaian turut mengimplementasikan komitmen pada pilar sosial dalam prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG).
Program tersebut juga menjadi bagian dari kontribusi perusahaan dalam mendukung tujuan pembangunan berkelanjutan atau Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 2: Tanpa Kelaparan.
Dengan menyalurkan ratusan hewan kurban ke berbagai daerah, Pegadaian berharap distribusi pangan berbasis protein hewani dapat menjangkau masyarakat prasejahtera, dhuafa, serta warga yang tinggal di sekitar lingkungan operasional perusahaan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Eks Ketua KY Soroti Putusan MK soal Ijazah Gibran: Tidak Menemukan Bukti Bukan Berarti Terbukti
- 2Kalender Jawa 12 Oktober 2026: Watak Weton Senin Pahing Dikenal Tegas dan Punya Cita-Cita Tinggi
- 3Kontak Tembak di Papua Barat Daya, Komandan Operasi OPM Dikabarkan Tewas
- 4Prediksi Lens vs Sporting CP 13 Oktober 2026: Skor, H2H, dan Susunan Pemain
- 5Aprilia Buang Peluang Emas Meski Kuasai 4 Besar di Mandalika, Marc Marquez Pemenang Sesungguhnya!
- 6Kalender Jawa 13 Oktober 2026: Watak Weton Selasa Pon, Setia tetapi Mudah Cemburu
- 7Belajar dari Jepang, Erick Thohir Ingin Timnas Indonesia Punya Dua Skuad Berkualitas
- 8Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 9Belajar dari Jepang, Erick Thohir Ingin Timnas Indonesia Punya Dua Skuad Berkualitas
- 10Kata Gibran Terkait Survei Celios: Kritik Harus Dijawab dengan Kerja Lebih Baik








