Penumpang Kereta Bersubsidi Tembus 6,2 Juta di Januari-April 2026

AKURAT.CO PT Kereta Api Indonesia (Persero) mencatat, pelanggan KA Jarak Jauh dan KA Lokal bersubsidi dengan skema Public Service Obligation (PSO) pada Januari–April 2026 mencapai 6.221.378 pelanggan.
Adapun, skema PSO atau subsidi tarif angkutan kereta api dari Pemerintah melalui Direktorat Jenderal Perkeretaapian (DJKA) Kementerian Perhubungan RI. Vice President Corporate Communication KAI, Anne Purba mengatakan bahwa layanan PSO memiliki dampak sosial yang sangat luas karena bersentuhan langsung dengan kebutuhan masyarakat setiap hari.
“Di dalam satu perjalanan kereta api, ada harapan masyarakat yang sedang bergerak. Ada orang tua yang bekerja demi keluarga, ada anak muda yang mengejar pendidikan, ada pedagang yang menjaga usahanya tetap berjalan. Karena itu, layanan PSO memiliki arti penting dalam menjaga ruang mobilitas masyarakat tetap terbuka dan terjangkau,” kata Anne dalam keterangannya, dikutip Minggu (17/5/2026).
Baca Juga: Libur Kenaikan Yesus Kristus, KCIC Catat Lonjakan Penumpang Whoosh hingga 31 Persen
Anne menambahkan, tingginya volume pelanggan menunjukkan bahwa transportasi publik berbasis rel semakin dipercaya masyarakat untuk mendukung mobilitas harian secara aman, efisien, dan berkelanjutan. Menurut Anne, layanan PSO juga menunjukkan pentingnya keberlanjutan dukungan pemerintah terhadap transportasi publik berbasis rel agar manfaat konektivitas dan keterjangkauan dapat terus dirasakan masyarakat luas.
“Kereta api menjadi bagian dari ruang gerak masyarakat sehari-hari. Ketika layanan yang aman dan terjangkau dapat diakses masyarakat, aktivitas ekonomi, pendidikan, dan sosial dapat terus berjalan dengan baik. Karena itu, keberlanjutan layanan transportasi publik berbasis rel menjadi hal penting bagi mobilitas masyarakat Indonesia,” tutur Anne.
Layanan PSO menjadi salah satu penopang penting mobilitas masyarakat karena memberikan akses transportasi massal yang aman, efisien, dan terjangkau di berbagai daerah. Selain layanan KA Jarak Jauh dan Lokal yang dikelola KAI, pemerintah juga memberikan subsidi tarif pada seluruh layanan Commuter Line dan LRT Jabodebek serta sebagian layanan yang dikelola KAI Bandara.
Layanan yang dikelola KAI Commuter mencatat volume pelanggan sebanyak 136.585.949 pelanggan pada Januari–April 2026. Sementara itu, LRT Jabodebek melayani 10.667.038 pelanggan pada Januari–April 2026.
Pada layanan bersubsidi yang dikelola KAI Bandara, total pelanggan Januari–April 2026 mencapai 2.334.929 pelanggan. Layanan tersebut meliputi KA YIA Reguler yang melayani konektivitas menuju Yogyakarta International Airport, serta KA Srilelawangsa relasi Medan–Kualanamu dan Medan–Binjai yang selama ini menjadi bagian penting mobilitas masyarakat di Sumatra Utara.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Demo BEM UI 28 Oktober 2026: Cek Lokasi, Jadwal, dan Informasi Terbaru
- 2Kalender Jawa 28 Oktober 2026: Watak Weton Rabu Pon, Benarkah Dikenal Pekerja Keras?
- 3KPK Tegaskan Tak Sita atau Terima Pengembalian Rp40 Juta dari PCNU Terkait Muktamar NU
- 44 Link CCTV Jakarta Hari Ini, 28 Oktober 2026: Pantau Situasi Demo di Bundaran HI!
- 5Prediksi Skor Roma vs Cagliari 28 Oktober 2026: Giallorossi Diunggulkan Menang
- 6Pemimpin Oposisi Israel Berjanji akan Mengganti Pemerintahan Netanyahu setelah Pemilu
- 7Materi Matematika TKA SMA 2026, Cek Kisi-Kisi dan Contoh Soal Terbaru
- 8Link Download Kalender 2027 PDF Lengkap dengan Tanggal Merah, Libur Nasional, dan Cuti Bersama
- 9Silmy Karim Didakwa Terima Rp1,2 Miliar dari Pungli Dokumen Imigrasi
- 10KPK Ingatkan Nusron Wahid untuk Kooperatif dan Berharap Dukungan Penuh Pemerintah








