Klinik Desa Masuk Kopdes, Akses BPJS Makin Dekat

AKURAT.CO Koperasi desa kini didorong tidak hanya menjadi motor ekonomi lokal, tetapi juga pusat layanan kesehatan masyarakat.
Melalui kerja sama antara Kementerian Koperasi dan BPJS Kesehatan, gerai Kopdes Merah Putih akan difungsikan sebagai apotek dan klinik desa.
Sekretaris Kementerian Koperasi, Ahmad Zabadi menegaskan layanan kesehatan akan menjadi salah satu fungsi utama koperasi ke depan.
Baca Juga: Inpres Kopdes Merah Putih Segera Terbit, 83 Ribu Unit Siap Beroperasi
“Gerai apotek dan klinik akan menjadi bagian penting. Kami ingin memastikan masyarakat desa bisa mendapatkan akses obat-obatan dan layanan kesehatan,” ujarnya.
Diketahui, saat ini terdapat sekitar 139.000 koperasi aktif di Indonesia. Jumlah tersebut menjadi basis yang sangat besar untuk mempercepat penetrasi layanan kesehatan hingga desa.
Dengan cakupan JKN yang sudah mencapai 98% penduduk, tantangan berikutnya adalah kualitas dan pemerataan akses.
Karena itu, integrasi koperasi ke dalam ekosistem kesehatan menjadi langkah strategis.
Baca Juga: Mendes Pastikan 100 Persen Keuntungan Kopdes Merah Putih Balik ke Warga
Selama ini koperasi identik dengan simpan pinjam, distribusi barang, dan pemberdayaan ekonomi.
Namun model terbaru ini memperluas fungsi koperasi menjadi sentra layanan sosial dan kesehatan, sejalan dengan agenda penguatan ekonomi desa dan pelayanan publik.
Kolaborasi juga diperluas dengan kementerian lain seperti:
Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal
Kementerian Ketenagakerjaan
Badan Gizi Nasional
Bagi masyarakat, model tersebut secara tidak langsung mempersingkat rantai akses terhadap, obat, pemeriksaan dasar, administrasi BPJS hingga kepada rujukan awal
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Eks Ketua KY Soroti Putusan MK soal Ijazah Gibran: Tidak Menemukan Bukti Bukan Berarti Terbukti
- 2Kalender Jawa 12 Oktober 2026: Watak Weton Senin Pahing Dikenal Tegas dan Punya Cita-Cita Tinggi
- 3Kontak Tembak di Papua Barat Daya, Komandan Operasi OPM Dikabarkan Tewas
- 4Prediksi Lens vs Sporting CP 13 Oktober 2026: Skor, H2H, dan Susunan Pemain
- 5Kalender Jawa 13 Oktober 2026: Watak Weton Selasa Pon, Setia tetapi Mudah Cemburu
- 6Prediksi Skor Sabah FK vs Slavia Praha 13 Oktober 2026: Siapa yang Diunggulkan?
- 7Zelensky: Jika Trump dan Putin Menginginkan Pemilu di Ukraina, Syaratnya Gencatan Senjata 60 Hari
- 8Harimau Siberia Tewaskan Pengunjung di Inggris, Berakhir Disuntik Mati?
- 9Kata Gibran Terkait Survei Celios: Kritik Harus Dijawab dengan Kerja Lebih Baik
- 10KPK Jadwalkan Ulang Pemeriksaan Nusron Wahid Pekan Ini








