Jelang Mudik 2026, Wamen ESDM Pastikan Ketersediaan BBM dan Listrik Nasional Terjaga

AKURAT.CO Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) memastikan ketersediaan bahan bakar minyak (BBM) dan LPG nasional dalam kondisi aman menjelang periode mudik Lebaran 2026.
Wakil Menteri ESDM, Yuliot Tanjung menyatakan stok energi nasional saat ini berada di atas kebutuhan normal, dengan cadangan BBM yang diperkirakan cukup untuk lebih dari 30 hari.
Yuliot menegaskan bahwa ini untuk ketersediaan BBM secara nasional dan juga LPG melebihi dari cukup.
Baca Juga: Dua Kapal Pertamina Menjauh dari Selat Hormuz, Bos Pertamina: Tujuannya Kenya dan India
"Secara ekosistem untuk ketersediaan BBM itu adalah lebih kurang 30 hari. Dibandingkan dengan kesiapan kita tahun lalu ini juga jauh lebih baik,” kata Yuliot selepas membuka posko nasional sektor ESDM di kantor BPH Migas, Kamis (12/3/2026).
Yuliot mengatakan, pemerintah telah melakukan berbagai langkah antisipatif untuk memastikan masyarakat tidak mengalami kendala energi selama masa mudik Lebaran.
Dari sisi pasokan, produksi minyak bumi domestik saat ini berada di kisaran 610.000 barel per hari.
Untuk menutup kebutuhan dalam negeri, pemerintah juga melakukan impor baik dalam bentuk minyak mentah maupun BBM jadi yang kemudian diproses dan didistribusikan melalui sistem logistik energi nasional.
“Dari kilang dalam negeri untuk pengolahan, tadi juga sudah sampaikan kesiapan bahwa ini di Balikpapan dengan beroperasinya RDMP, dan juga ada di Balongan, ada di Cilacap, ada di Dumai,” ujarnya.
Lebih lanjut, Yuliot menyampaikan bahwa pemerintah juga memastikan keandalan pasokan listrik selama periode Lebaran.
Cadangan energi primer pembangkit listrik ditingkatkan dengan memanfaatkan bauran energi, termasuk dari energi baru terbarukan seperti panas bumi dan pembangkit listrik tenaga air (PLTA).
“Kemudian untuk maintenance, PT PLN juga melakukan maintenance itu lebih awal dan juga transmisi itu juga kita sudah lakukan ini inspeksi, jadi sehingga untuk transmisi ini juga ini kita amankan dengan meminimalkan gangguan yang ada,” tutur Yuliot.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Kalender Jawa 28 Oktober 2026: Watak Weton Rabu Pon, Benarkah Dikenal Pekerja Keras?
- 24 Link CCTV Jakarta Hari Ini, 28 Oktober 2026: Pantau Situasi Demo di Bundaran HI!
- 3Pemimpin Oposisi Israel Berjanji akan Mengganti Pemerintahan Netanyahu setelah Pemilu
- 4Prediksi Skor Roma vs Cagliari 28 Oktober 2026: Giallorossi Diunggulkan Menang
- 5Materi Matematika TKA SMA 2026, Cek Kisi-Kisi dan Contoh Soal Terbaru
- 6Kalender Jawa 27 Oktober 2026: Watak Weton Selasa Pahing Dikenal Cerdas dan Banyak Akal
- 7Kalender Jawa 29 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Wage Dikenal Punya Cita-Cita Tinggi
- 8Biaya Marketplace Makin Tinggi, Brand Lokal Mulai Mengandalkan Website Sendiri
- 9Silmy Karim Didakwa Terima Rp1,2 Miliar dari Pungli Dokumen Imigrasi
- 10KPK Ingatkan Nusron Wahid untuk Kooperatif dan Berharap Dukungan Penuh Pemerintah








