Angkutan Barang KAI Naik Jadi 69,79 Juta Ton Sepanjang 2025

AKURAT.CO PT Kereta Api Indonesia (Persero) mencatat peningkatan kinerja angkutan barang sepanjang tahun 2025. Total volume angkutan barang mencapai 69.791.691 ton, meningkat dibandingkan tahun 2024 yang sebesar 69.201.670 ton.
Capaian ini menegaskan peran kereta api sebagai moda logistik strategis dalam menjaga kelancaran distribusi nasional.
Vice President Corporate Communication KAI, Anne Purba menyampaikan bahwa peningkatan angkutan barang menunjukkan kepercayaan pengguna jasa terhadap transportasi berbasis rel yang andal dan terjadwal.
Baca Juga: Libur Nataru, KAI Angkut Jutaan Ton Batu Bara untuk Jaga Listrik
Layanan ini dinilai mampu menjawab kebutuhan pengiriman komoditas dalam volume besar secara konsisten. Lebih lanjut, Anne menjelaskan bahwa kelancaran distribusi angkutan barang melalui kereta api memberikan dampak luas bagi perekonomian.
“Pergerakan logistik yang stabil mendukung aktivitas industri, menjaga ketersediaan energi dan bahan baku, serta membantu efisiensi biaya distribusi dengan mengurangi beban lalu lintas jalan raya,” kata Anne dalam keterangannya dikutip dari laman KAI, Selasa (13/1/2026).
Anne menambahkan, KAI terus memperkuat layanan angkutan barang melalui optimalisasi sarana, prasarana, serta pengelolaan operasional yang terintegrasi.
“Langkah ini diarahkan untuk memastikan angkutan barang kereta api tetap menjadi tulang punggung logistik nasional dan mendukung pertumbuhan ekonomi secara berkelanjutan,” tambahnya.
Baca Juga: Salahgunakan Data Pribadi Penumpang, Oknum KAI Services Harus Disanksi Tegas
Adapun, peningkatan volume tersebut didorong oleh layanan angkutan berbagai komoditas, meliputi retail, peti kemas, batu bara, semen klinker, bahan bakar minyak (BBM), pupuk, hasil perkebunan, serta komoditas lainnya.
Ragam muatan ini mencerminkan kemampuan layanan angkutan barang KAI dalam mendukung kebutuhan sektor energi, industri, dan perdagangan antardaerah.
Dari keseluruhan volume angkutan barang tahun 2025, batu bara menjadi komoditas terbesar dengan total angkutan mencapai 57.522.994 ton atau sekitar 82,4% dari total angkutan barang KAI.
Kontribusi tersebut berperan penting dalam menjaga pasokan energi bagi pembangkit listrik serta mendukung keandalan sistem kelistrikan di berbagai wilayah.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Demo BEM UI 28 Oktober 2026: Cek Lokasi, Jadwal, dan Informasi Terbaru
- 2Kalender Jawa 28 Oktober 2026: Watak Weton Rabu Pon, Benarkah Dikenal Pekerja Keras?
- 3KPK Tegaskan Tak Sita atau Terima Pengembalian Rp40 Juta dari PCNU Terkait Muktamar NU
- 44 Link CCTV Jakarta Hari Ini, 28 Oktober 2026: Pantau Situasi Demo di Bundaran HI!
- 5Prediksi Skor Roma vs Cagliari 28 Oktober 2026: Giallorossi Diunggulkan Menang
- 6Pemimpin Oposisi Israel Berjanji akan Mengganti Pemerintahan Netanyahu setelah Pemilu
- 7Materi Matematika TKA SMA 2026, Cek Kisi-Kisi dan Contoh Soal Terbaru
- 8Link Download Kalender 2027 PDF Lengkap dengan Tanggal Merah, Libur Nasional, dan Cuti Bersama
- 9Silmy Karim Didakwa Terima Rp1,2 Miliar dari Pungli Dokumen Imigrasi
- 10KPK Ingatkan Nusron Wahid untuk Kooperatif dan Berharap Dukungan Penuh Pemerintah








