Terinspirasi London, PLN Sulap Tiang Listrik Jadi Charging Station

AKURAT.CO PT PLN mengubah tiang listrik menjadi Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU), dengan tujuan memberikan akses mudah kepada masyarakat untuk mengisi daya baterai kendaraan listrik.
Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo mengatakan pihaknya telah memasang tiga prototipe Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) PLN EYE di wilayah Jakarta Barat dan Jakarta Selatan. Pemasangan ini juga melibatkan perancangan ulang beragam model tiang listrik PLN untuk dapat mengakomodasi SPKLU dengan kapasitas 7 kW dan 22 kW.
"Kami sangat serius untuk mengakselerasi ekosistem kendaraan listrik karena terbukti lebih irit bagi masyarakat dan mampu mengurangi emisi karbon secara signifikan," kata Darmawan dikutip dari Antara, Selasa (9/1/2024).
Baca Juga: Jumlah Pelanggan PLN dari Sekor Agrikultur Naik 25 Persen Sepanjang 2023
Ditambahkan, transformasi yang dilakukan PLN terhadap fungsi tiang listrik bukan hanya sekadar perubahan fisik, melainkan juga didukung oleh pendekatan digital yang canggih.
Melalui aplikasi SuperApp PLN Mobile, pengguna kendaraan listrik sekarang dapat dengan mudah menemukan lokasi SPKLU PLN, memungkinkan mereka untuk merencanakan perjalanan dengan lebih efisien dan tanpa kekhawatiran kehabisan daya di tengah jalan.
"Inovasi ini tidak hanya memungkinkan akses yang lebih luas bagi pengguna kendaraan listrik, tetapi juga merupakan langkah penting dalam mendukung pertumbuhan infrastruktur kendaraan ramah lingkungan di Indonesia," imbuhnya.
Perancangan ulang tiang listrik yang terintegrasi dengan SPKLU menunjukkan komitmen PLN dalam mendukung mobilitas berkelanjutan, memberikan solusi bagi tantangan daya yang dihadapi oleh pemilik kendaraan listrik, serta menjadi langkah strategis dalam mencapai target emisi nol yang diharapkan pada tahun 2060.
Menyikapi tren global menuju mobilitas ramah lingkungan, PLN berupaya menjadi bagian yang progresif dalam menyediakan infrastruktur yang mendukung kendaraan listrik. Langkah ini diharapkan akan mendorong penggunaan kendaraan ramah lingkungan,dan mempercepat transisi menuju masa depan energi yang lebih bersih dan berkelanjutan di Indonesia.
Transformasi tiang listrik menjadi SPKLU PLN merupakan tonggak bersejarah yang menandai komitmen nyata perusahaan energi nasional untuk beradaptasi dengan perkembangan teknologi dan memberikan kontribusi positif terhadap lingkungan serta kemudahan akses masyarakat terhadap kendaraan listrik.
Sebelumnya mantan Menteri ESDM dan mantan Direktur Utama PT KAI, Ignatius Jonan di sela acara Leader Talks Series : Economic Outlook & Everlasting Transformative Leadership Februari 2023 lalu mengatakan PLN seyogyanya melakukan efisiensi di tengah transformasi.
Dicontohkan, tempat pengisian daya EV di London sangat efisien, hanya memodifikasi ringan tiang penerangan jalan yang sudah ada sejak tahun 50-an. Namun cukup untuk menjadi quick charger station untuk mengisi penuh daya dalam waktu 2 jam saja.
"SPKLU nya kita ribut sana sini. Coba contoh Inggris itu dia cuma parkirnya yang bayar tapi chargenya gratis. Coba PLN kalau mau transformasi juga be efficient. Seperti miniature circuit breaker (MCB) tadi yang senilai Rp18 triliun berpotensi jadi impairment (berkurang nilai aset). Itu harus efisien, mestinya lho," kata Jonan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Eks Ketua KY Soroti Putusan MK soal Ijazah Gibran: Tidak Menemukan Bukti Bukan Berarti Terbukti
- 2Kalender Jawa 12 Oktober 2026: Watak Weton Senin Pahing Dikenal Tegas dan Punya Cita-Cita Tinggi
- 3Kontak Tembak di Papua Barat Daya, Komandan Operasi OPM Dikabarkan Tewas
- 4Prediksi Lens vs Sporting CP 13 Oktober 2026: Skor, H2H, dan Susunan Pemain
- 5Kalender Jawa 13 Oktober 2026: Watak Weton Selasa Pon, Setia tetapi Mudah Cemburu
- 6Prediksi Skor Sabah FK vs Slavia Praha 13 Oktober 2026: Siapa yang Diunggulkan?
- 7Zelensky: Jika Trump dan Putin Menginginkan Pemilu di Ukraina, Syaratnya Gencatan Senjata 60 Hari
- 8Aprilia Buang Peluang Emas Meski Kuasai 4 Besar di Mandalika, Marc Marquez Pemenang Sesungguhnya!
- 9Kata Gibran Terkait Survei Celios: Kritik Harus Dijawab dengan Kerja Lebih Baik
- 10KPK Jadwalkan Ulang Pemeriksaan Nusron Wahid Pekan Ini







