AKURAT.CO Holding BUMN Pariwisata, PT Aviasi Pariwisata Indonesia atau InJourney tengah membenahi model bisnis segenap anak usahanya, mulai dari AP I, AP II, TWC, HIN, ITDC hingga Sarinah. Adalah Direktur Utama InJourney, Dony Oskaria, sosok yang saat ini mengorkestrasi bisnis pariwisata BUMN.
Rencana Dony sederhana, melakukan penyehatan terhadap seluruh anak perusahaan InJourney dan kemudian mensinergikannya. Penyehatan dalam arti berbenah secara manajemen, model bisnis agar neraca keuangan dan laba rugi mereka positif.
Misalnya untuk PT Angkasa Pura atau AP I dan II. Saat ini kedua operator bandara ini dinilai masih kurang fokus menggarap core competence dan terlalu banyak menggarap bisnis lain di luar bisnis inti airport operator seperti ground handling, catering dan cargo. Untuk itu setidaknya 30 lini usaha lainnya yang mereka miliki termasuk properti, merchandise, minimarket, digital, ritel akan dialihkan ke luar AP.
Lalu juga dari sisi komposisi SDM di head office yang saat ini masih 10 kali lebih tinggi dari standar global, akan dirampingkan. Terakhir terkait usulan pembukaan atau investasi lini usaha baru ke depan, hanya akan disetujui oleh komite investasi. Harapannya agar mereka bisa fokus berbisnis dan berkompetisi di core competencenya sebagai airport operator.
Terpenting, harus ada penyetaraan commercial policy, operating policy, business structure antara kedua perusahaan pengelola airport milik pemerintah tersebut. "Masa negara bersaing dengan masyarakat. Mesti diubah mindsetnya agar membangun core competence untuk bersaing," kata Dony Oskaria di sela bincang santai dengan awak media baru-baru ini.
Lalu juga terkait PT Taman Wisata Candi Borobudur, Prambanan dan Ratu Boko atau TWC. TWC akan difokuskan menarik sebanyak-banyaknya wisatwan. Di Taman Mini Indonesia Indah atau TMII nantinya akan dipercantik fasilitasnya dan dilengkapi dengan fountain show yang menghadirkan sederet musisi papan atas.
Sementara di Candi Borobudur dan Prambanan akan difokuskan untuk menarik wisatawan religi utamanya dari agama buddha yang dianut oleh lebih dari 600 juta penduduk di Asia. Nantinya akan ada penerbangan langsung ke Jogjakarta dari negara penganut agama buddha seperti Thailand, Kamboja, maupun Vietnam.
Selanjutnya pembenahan PT Hotel Indonesia Natour atau HIN. HIN yang merupakan operator hotel milik BUMN saat ini sudah mengelola 60 hotel dan ditargetkan akan mengelola hingga 120 hotel ke depan, termasuk juga hotel milik BUMN lain seperti ADHI, PTPP dan PT Pertamina.
HIN juga akan menjadikan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Sanur sebagai international medical and wellness detination. Akan ada lebih dari 20 aesthetic clinic dan dokter spesialis global dari berbagai negara seperti Korea, Jepang, Australia, Singapura dan Amerika Serikat.
Terkait PT Pengembangan Pariwisata Indonesia (Indonesia Tourism Development Corporation) atau ITDC, Dony Oskaria akan mengembangkan wisata olahraga yang menguntungkan seperti beragam ajang balap mobil sport Porche, Grand Tourismo, dan lainnya.
Terakhir untuk pembenahan PT Sarinah, Dony Oskaria akan mengembalikan ke core competencenya sebagai retail operator. Nantinya semua bisnis ritel BUMN termasuk mall milik PTPP ataupun WIKA akan diarahkan ke Sarinah. Sebaliknya, lini usaha lain seperti perdagangan dan trading related akan diserahkan ke BUMN PPI misalnya.
"Saya justru lagi berpikir untuk mengkonsolidasikan ini satu per satu. Dengan demikian semuanya punya peluang selamat (keberlanjutan bisnis). Tapi tahap pertama harus bisa disehatkan semua dulu," pungkas Dony Oskaria.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Kalender Jawa 10 Oktober 2026: Watak Weton Sabtu Kliwon dan Hari Baiknya
- 2Eks Ketua KY Soroti Putusan MK soal Ijazah Gibran: Tidak Menemukan Bukti Bukan Berarti Terbukti
- 3Kalender Jawa 12 Oktober 2026: Watak Weton Senin Pahing Dikenal Tegas dan Punya Cita-Cita Tinggi
- 4Kontak Tembak di Papua Barat Daya, Komandan Operasi OPM Dikabarkan Tewas
- 5India Diguncang Gelombang Penangkapan, Ribuan Orang Ditahan Jelang Demo Tuntut Ketua KPU Mundur
- 6Kalender Jawa 13 Oktober 2026: Watak Weton Selasa Pon, Setia tetapi Mudah Cemburu
- 7Prediksi Lens vs Sporting CP 13 Oktober 2026: Skor, H2H, dan Susunan Pemain
- 8Kesepakatan Diesel Trump-Putin Dicibir Zelensky: Kami Dijadikan Kedok
- 9KPK Jadwalkan Ulang Pemeriksaan Nusron Wahid Pekan Ini
- 10Eratnya Persahabatan Indonesia-Mesir, Prabowo Antarkan Langsung Keberangkatan Presiden El-Sisi




