AKURAT.CO PT Logisly Canggih Indonesia (Logisly) melakukan kerjasama pembiayaan dengan PT Bank Jago Tbk untuk mendukung vendor transporter, sehingga mendapatkan akses pendanaan modal kerja (Capital working) di depan untuk menjalankan permintaan ekspedisi.
Melalui kolaborasi ini, para pengusaha truk yang bergabung di dalam ekosistem Logisly bisa mendapatkan akses pendanaan modal kerja untuk menjalankan order ekspedisi dari Logisly.
CEO Logisly, Roolin Njotosetiadi, mengatakan, salah satu kebutuhan utama pengusaha truk adalah modal kerja berupa uang jalan untuk melaksanakan order dari shipper.
"Uang jalan ini mencakup biaya bensin, tol, gaji supir dan kebutuhan lain selama melakukan pengiriman barang," kata dia di Jakarta, Selasa (13/7/2021).
Uang jalan merupakan biaya terbesar dan mesti disiapkan di depan. Sementara itu, para pengusaha truk baru mendapatkan pembayaran setelah pengiriman barang selesai.
"Kami sangat senang dapat bermitra dengan Bank Jago karena dapat membantu menyelesaikan salah satu persoalan yang dihadapi para pelaku usaha yang berada dalam ekosistem kami. Dengan adanya pembiayaan ini, transporter bisa mendapatkan uang jalan di muka, dan mempunyai working capital untuk menerima lebih banyak order, yang tentunya bisa diambil dari platform Logisly juga," kata Roolin.
Saat ini ada sekitar 8 juta truk di Indonesia yang sebagian besar dimiliki pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM). Dalam menjalankan bisnisnya, mereka paling sering menerima pembayaran dengan tempo setelah barang terkirim.
Kontrak dengan pengusaha multinasional maupun pemerintah sering ditawarkan dengan terms of payment hingga 90 hari, bahkan 180 hari. Karena keterbatasan modal, kondisi seperti ini menyulitkan para pemilik truk untuk melayani lebih banyak order.
Sementara itu, pembiayaan modal kerja untuk bisnis model seperti ini, belum banyak tersedia. Sebagai bank berbasis teknologi yang fokus pada segmen usaha kecil dan menengah, Bank Jago justru melihat kerjasama dengan sesama platform digital seperti Logisly ini sebagai peluang untuk menjangkau lebih banyak pengusaha UMKM.
"Kami senang ada bank yang mau men-support pelaku UMKM berbasis ekosistem digital seperti Logisly," kata Roolin.
Untuk tambahan informasi, Logisly adalah platform truk berbasis digital yang menghubungkan para pengguna jasa logistik (shipper) dengan pengusaha truk (transporter).
Saat ini Logisly sudah melayani lebih dari 350 shipper ternama mulai dari perusahaan lokal seperti Nabati dan Orang Tua Group hingga perusahaan multinasional seperti Coca Cola dan Haier.
Jaringan Logisly sudah mencakup lebih dari 1.000 perusahaan truk yang telah melakukan pengiriman ke Aceh sampai Papua. []
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Kalender Jawa 10 Oktober 2026: Watak Weton Sabtu Kliwon dan Hari Baiknya
- 2Tak Perlu Pansus atau Hak Angket untuk Kasus Ijazah Gibran? Ini Kata Komisi II DPR
- 3Gratis! Pekan Antariksa Dunia 2026 di Indonesia, Cek Lokasi dan Cara Daftarnya
- 4Timnas Indonesia U-17 Putri Selangkah Lagi ke Piala Asia 2027, Anya Gabriella Ingatkan Laga Krusial
- 5India Diguncang Gelombang Penangkapan, Ribuan Orang Ditahan Jelang Demo Tuntut Ketua KPU Mundur
- 6Kontak Tembak di Papua Barat Daya, Komandan Operasi OPM Dikabarkan Tewas
- 7Kesepakatan Diesel Trump-Putin Dicibir Zelensky: Kami Dijadikan Kedok
- 8Jadwal BRI Liga 1 Pekan Ini Lengkap dengan Live Streaming, Ada Persib vs Dewa United
- 9Eratnya Persahabatan Indonesia-Mesir, Prabowo Antarkan Langsung Keberangkatan Presiden El-Sisi
- 10Pertemuan Prabowo dan El-Sisi Hasilkan Empat Kesepakatan Kerja Sama, Mulai Statistik hingga Kelautan



