AKURAT.CO, Majelis Ulama Indonesia (MUI), melalui Pusat Inkubasi Bisnis Syariah (PINBAS) MUI dan KSP menggandeng PT Perhutani dan Garuda Food resmi meluncurkan program Agribisnis Kacang Nasional (Agrikas) di Bojonegoro, Jawa Timur.
Direktur PINBAS MUI, Azrul Tanjung dalam keterangan tertulis di Jakarta, Rabu (7/2) menuturkan, kerjasama tersebut merupakan bentuk upaya dari pemberdayaan ummat. Realisasi pertama kemitraan ini dibuktikan dengan pelaksanaan Kegiatan tanam perdana kacang tanah di Desa Dander, Kecamatan Dander Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur pada tanggal 31 Oktober 2017 lalu.
"Program ini menitikberatkan pada pemberdayaan ekonomi umat, yang melibatkan banyak unsur antara lain Perhutani, Lembaga Masyarakat Desa Hutan (LMDH), Organisasi Kemasyarakatan (Ormas) Islam dan Pondok Pesantren," ujarnya dalam keterangan tertulis.
Kegiatan tanam perdana kacang tanah tersebut setelah tiga bulan sudah mampu bermetamorposa menjadi Kegiatan panen perdana kacang tanah pada 5 Februari 2018.
"Hasil panen dari total luas 6.5 hektar sebagai pilot proyek awal ini menghasilkan sekitar 3 ton per hektar kacang tanah," paparnya.
Seluruh hasil panen dipergunakan untuk bibit kacang tanah yang kemudian akan ditanam di lahan seluas 2.200 hektar di lahan Perhutani, dengan target hasil bruto sekitar Rp18 juta per hektar. Dari rencana 2.200 hektar tersebut saat ini telah tertanam seluas 26 hektar.
Sementara itu, Menteri Koperasi dan UKM, Anak Agung Gede Ngurah Puspayoga menyambut baik program Agrikanas ini. Menurutnya, dengan adanya kemitraan para pelaku usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) dapat terlibat langsung dalam rantai nilai usaha milik kelompok usaha besar yakni perusahaan seperti GarudaFood Group.[]
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Ekspor Minyak Timur Tengah Pulih 80 Persen, Strategi Iran di Selat Hormuz Mulai Kehilangan Taji?
- 2Prediksi Skor Thailand vs Vietnam 29 September 2026: Vietnam Berpeluang Menang Lagi?
- 3Prediksi Skor Argentina vs Bolivia 1 Oktober 2026: La Albiceleste Dijagokan
- 4Sinyal Aliansi Militer Baru? Telepon Khusus Erdogan ke Prabowo Bongkar Ambisi Besar Jakarta-Ankara
- 5Klasemen FIFA ASEAN Cup 2026 Terbaru: Indonesia vs Bangladesh, Cek Jadwal dan Posisi Grup A!
- 6Tanpa Sponsor 'Palsu' Rp19,69 Triliun, Manchester City Mungkin Tanpa Aguero dan Silva
- 7Hasil Indonesia vs Bangladesh 9-2, Cek Jadwal Garuda di Final FIFA ASEAN Cup 2026!
- 8Prediksi Spanyol vs Kroasia di UEFA Nations League: Susunan Pemain, H2H, dan Skor
- 9KPK Buka Peluang Periksa Nusron Wahid di Kasus ATR/BPN, Dalami Alur Setoran hingga Pusat
- 10KPK Hadirkan Delapan Saksi dari Kesthuri, Himpuh, Amphuri hingga Maktour untuk Pembuktian Korupsi Kuota Haji




