Tantang Bupati Arfak Tutup Tambang Ilegal, Bahlil: Temui Saya di Jakarta

AKURAT.CO Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia menyoroti keberadaan tambang ilegal di wilayah Pegunungan Arfak, Papua Barat.
Dalam diskusi bersama Bupati Pegunungan Arfak, Dominggus Saiba melalui sambungan telekonferensi ketika peresmian Program Bantuan Pasang Baru Listrik (BPBL) di Kabupaten Minahasa, Sulawesi Utara.
Bahlil menegaskan bahwa pemerintah pusat tidak akan mentolerir aktivitas pertambangan tanpa izin resmi.
“Di wilayah Pak Bupati ada tambang ilegal, benar?” tanya Bahlil kepada Dominggus dalam sambungan telekonferensi dikutip, Kamis (30/10/2025).
Baca Juga: ESDM Bangun PLTMH 500 kW di Arfak, Warga Papua Nikmati Listrik 24 Jam
Dominggus membenarkan hal tersebut. Dirinya mengakui masih terdapat aktivitas tambang emas ilegal di wilayahnya.
Dominggus menyampaikan niat untuk menertibkan kegiatan itu sekaligus membuka peluang investasi resmi agar bisa memberikan manfaat bagi daerah.
“Siap, benar pak. Izin pak Menteri saya selama ke Jakarta saya mau bertemu dengan pak Menteri untuk membicarakan tambang emas di Pegunungan Arfak,” ujar Dominggus.
Menanggapi hal itu, Bahlil menegaskan bahwa penertiban tambang ilegal menjadi syarat utama sebelum membuka investasi baru.
“Ya sudah, kalau begitu saya tunggu di Jakarta. Tapi kau berani tidak berantas tambang ilegal itu? Berani tidak tutup ilegal itu?” tanya Bahlil.
“Saya siap, Pak Menteri. Saya sudah sampaikan bahwa penambang ilegal di Pegunungan Arfak ditutup, dan kami minta supaya dibuka secara resmi atau legal,” ujarnya.
Baca Juga: Smelter Amman Alami Kerusakan, ESDM Buka Peluang Izin Ekspor
Dominggus juga mengungkapkan telah berkoordinasi dengan Ketua Komisi XII DPR RI dan Gubernur Papua Barat untuk memperjuangkan legalisasi tambang di daerahnya.
“Sudah saya sampaikan bahwa 2 minggu lagi saya akan bertemu bapak Menteri ESDM, dan saya akan minta terbitkan izin,” tambahnya.
Menutup pembicaraan, Ketua Umum Partai Golkar ini memastikan akan menindaklanjuti rencana tersebut.
“Oke, saya tunggu kau di Jakarta,” ucap Bahlil.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Eks Ketua KY Soroti Putusan MK soal Ijazah Gibran: Tidak Menemukan Bukti Bukan Berarti Terbukti
- 2Kalender Jawa 12 Oktober 2026: Watak Weton Senin Pahing Dikenal Tegas dan Punya Cita-Cita Tinggi
- 3Kontak Tembak di Papua Barat Daya, Komandan Operasi OPM Dikabarkan Tewas
- 4Prediksi Lens vs Sporting CP 13 Oktober 2026: Skor, H2H, dan Susunan Pemain
- 5Kalender Jawa 13 Oktober 2026: Watak Weton Selasa Pon, Setia tetapi Mudah Cemburu
- 6Aprilia Buang Peluang Emas Meski Kuasai 4 Besar di Mandalika, Marc Marquez Pemenang Sesungguhnya!
- 7Prediksi Skor Sabah FK vs Slavia Praha 13 Oktober 2026: Siapa yang Diunggulkan?
- 8Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 9Belajar dari Jepang, Erick Thohir Ingin Timnas Indonesia Punya Dua Skuad Berkualitas
- 10Kata Gibran Terkait Survei Celios: Kritik Harus Dijawab dengan Kerja Lebih Baik







