Komisi VI DPR Minta BUMN Jaga Kinerja di Tengah Gejolak Israel-Iran
Camelia Rosa | 25 Juni 2025, 14:25 WIB

AKURAT.CO Anggota Komisi VI DPR RI, Mulyadi merespon eskalasi konflik Iran-Israel yang terjadi saat ini. Ia menekankan pentingnya kesiapsiagaan seluruh Badan Usaha Milik Negara (BUMN) menghadapi dampak situasi geopolitik global yang kian tidak menentu itu.
Ia mengingatkan agar BUMN tidak terjebak pada kerja seremonial, tetapi harus menunjukkan kinerja konkret yang adaptif terhadap tekanan eksternal yang semakin kompleks.
"Ini pesan untuk seluruh BUMN ya, bahwa dengan situasi geopolitik yang sangat dinamis hari ini, termasuk pertumbuhan ekonomi yang mungkin juga akan terkoreksi, inilah saatnya kerja-kerja dari setiap BUMN betul-betul berorientasi untuk pengamanan dan perkembangan," kata Mulyadi dalam keterangannya, Senin (23/6/2025).
Menurutnya, eskalasi konflik di Timur Tengah, termasuk ketegangan Iran-Israel, bukan hanya menjadi isu politik luar negeri, tetapi berpotensi mempengaruhi kestabilan ekonomi nasional, khususnya dari sisi fiskal dan kinerja BUMN.
Ia juga menekankan negara sebagai pemegang saham mayoritas harus memastikan arah dan strategi BUMN tetap selaras dengan kepentingan nasional. "Kepentingan pemegang saham dalam hal ini negara betul-betul harus terjaga. Jangan sampai kemudian kontribusi fiskal terhadap kekuatan fiskal negara bisa terganggu," tegasnya.
Lebih jauh, Mulyadi menambahkan bahwa dewan direksi dan komisaris BUMN tidak cukup hanya menjalankan tugas secara administratif atau simbolis.
Ia menuntut adanya improvisasi dan kreativitas dari para pimpinan perusahaan negara dalam menjaga stabilitas dan produktivitas di tengah situasi global yang penuh ketidakpastian. "Karena sekali lagi, situasi global yang hari ini sangat mengkhawatirkan itu akan sangat terpengaruh kepada kinerja-kinerja setiap BUMN kita," tukas Mulyadi.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Kalender Jawa 28 Oktober 2026: Watak Weton Rabu Pon, Benarkah Dikenal Pekerja Keras?
- 2Putin Nyatakan Rusia Siap Perang dengan Eropa Meskipun Tidak Menginginkannya
- 3Pemimpin Oposisi Israel Berjanji akan Mengganti Pemerintahan Netanyahu setelah Pemilu
- 44 Link CCTV Jakarta Hari Ini, 28 Oktober 2026: Pantau Situasi Demo di Bundaran HI!
- 5Viking Sebut Terduga Pembunuh ARK Bukan Pendukung Persija, Terindikasi Kelompok Suporter Klub Lain
- 6Luhut soal Polemik Ekspor Gas: Ngapain Berkelahi dengan Singapura?
- 7Pentagon Minta Negara NATO Redam Pernyataan Mengancam Rusia, Ada Apa?
- 8Kalender Jawa 29 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Wage Dikenal Punya Cita-Cita Tinggi
- 9Geledah Kantor PT IPPS, Kejagung Sita Ponsel dan Temukan Akses Ruangan Rahasia
- 10KPK Geledah Kantor Bea Cukai Semarang dan Kanwil Jateng, Sita Uang Tunai








