Komisi VI: Harga Gas Jadi Kunci Daya Saing Industri Pupuk Nasional
Camelia Rosa | 20 Juni 2025, 16:15 WIB

AKURAT.CO Komisi VI DPR RI menyoroti tantangan pasokan gas dan ketergantungan impor bahan baku, sebagai hambatan utama dalam pengembangan industri pupuk nasional.
"Intinya ada dua tantangan besar, yaitu ketersediaan gas dan harga gas. Saat ini, sekitar 70 persen biaya produksi pupuk ditentukan oleh dua faktor ini," jelas Wakil Ketua Komisi VI DPR RI, Andre Rosiade.
Menurutnya, ketersediaan gas menjadi faktor penentu dalam pemilihan lokasi pembangunan pabrik pupuk nasional.
"Apakah pabrik akan dibangun di Kalimantan atau Aceh, itu sangat tergantung pada pasokan gas dan biayanya," imbuhnya.
Kendati demikian, Andre menyebut cadangan gas nasional cukup tersedia dan bahkan ditemukan sumber-sumber baru. Untuk itu, ia menekankan pentingnya sinergi antar-komisi di DPR agar dukungan terhadap BUMN bisa maksimal.
"Kami di Komisi VI akan berkomunikasi dengan Komisi terkait, yakni Komisi XII, untuk mendorong BUMN mendapatkan jaminan pasokan dan harga gas yang wajar," tegas Andre.
Selain isu gas, Andre juga menyoroti ketergantungan Pupuk Indonesia terhadap bahan baku impor, seperti fosfor.
"Bahan baku pupuk seperti fosfor dan lain-lain memang sebagian besar masih diimpor, misalnya dari Yordania. Tapi insya Allah, bahan-bahan seperti itu masih bisa kita dapatkan karena sudah ada kerja sama puluhan tahun," terangnya.
Dengan dua tantangan utama tersebut, Andre menegaskan pentingnya dukungan konkret kepada Pupuk Indonesia agar dapat menjalankan program dengan baik, efisien, dan tepat sasaran.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Terpopuler
- 1Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 2Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 3Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 6Fabio Calonego Akui Ditawari Naturalisasi, Tertarik Bela Timnas Indonesia
- 7Gubernur Bali I Wayan Koster Viral Usai Adu Mulut dengan Petugas SPBU, Ini Profilnya
- 8Kalender Jawa 16 Oktober 2026: Weton Jumat Legi Disebut Punya Karakter Unik
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK








