Sri Mulyani Ungkap Penyebab Mandeknya Transisi Energi di Dunia

AKURAT.CO Menteri Keuangan (Menkeu), Sri Mulyani bertemu dengan UK Special Representative for Climate, Rachel Kyte.
Menkeu Sri menjelaskan bahwa Rachel merupakan kawan lamanya saat di Bank Dunia dulu.
dirinya datang bersama Duta Besar Inggris untuk Indonesia, Dominic Jermey dan timnya ke kantor Kementerian Keuangan.
"Kami bicara soal climate action-utamanya transisi energi-yang semakin kompleks diimplementasikan di tengah dinamika global saat ini," jelas Menkeu dikutip dari instagram pribadinya, @smindrawati, Senin (12/5/2025).
Baca Juga: Defisit APBN Maret 2025 Tembus Rp104,2 Triliun, Sri Mulyani: Masih Sesuai Target
Diakui Sri, kondisi rantai pasok yang terdistrupsi membuat proses transisi energi terhambat. Oleh karena itu, transisi energi juga menjadi topik yang tidak terlalu sering dibahas lagi di berbagai forum multilateral.
Di samping itu, lanjutnya, kondisi perlemahan ekonomi dunia sangat berpengaruh terhadap proses transisi energi.
"Sehingga, apabila negara kehilangan investasi terhadap green energy karena kondisi ekonomi yang lemah," paparnya.
Hal ini, lanjutnya, menandakan bahwa proses transisi energi juga akan melambat dan penggunaan energi tak terbarukan seperti batu bara akan semakin panjang, sementara dampak climate change sendiri tidak terhindarkan.
Baca Juga: Mantan Menkeu Kritik Kebijakan Kontroversial Tarif Trump Tak Masuk Akal
"Ini merupakan sebuah urgensi yang harus segera diatasi, dan saya senang bisa membahasnya bersama Ambassador Jermey, Rachel Kyte, dan tim @ukinindonesia hari ini. Terima kasih sudah meluangkan waktu untuk mampir @kemenkeu," pungkas Menkeu.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kalender Jawa 10 Oktober 2026: Watak Weton Sabtu Kliwon dan Hari Baiknya
- 2Eks Ketua KY Soroti Putusan MK soal Ijazah Gibran: Tidak Menemukan Bukti Bukan Berarti Terbukti
- 3Kalender Jawa 12 Oktober 2026: Watak Weton Senin Pahing Dikenal Tegas dan Punya Cita-Cita Tinggi
- 4Kontak Tembak di Papua Barat Daya, Komandan Operasi OPM Dikabarkan Tewas
- 5India Diguncang Gelombang Penangkapan, Ribuan Orang Ditahan Jelang Demo Tuntut Ketua KPU Mundur
- 6Kalender Jawa 13 Oktober 2026: Watak Weton Selasa Pon, Setia tetapi Mudah Cemburu
- 7Kesepakatan Diesel Trump-Putin Dicibir Zelensky: Kami Dijadikan Kedok
- 8Prediksi Lens vs Sporting CP 13 Oktober 2026: Skor, H2H, dan Susunan Pemain
- 9KPK Jadwalkan Ulang Pemeriksaan Nusron Wahid Pekan Ini
- 10Eratnya Persahabatan Indonesia-Mesir, Prabowo Antarkan Langsung Keberangkatan Presiden El-Sisi









