Pertamina NRE Prirotaskan Proyek Geothermal Dapat Pendanaan dari Danantara

AKURAT.CO PT Pertamina New and Renewable Energy (Pertamina NRE) bakal memprioritaskan proyek panas bumi atau geothermal untuk mendapatkan pendanaan dari Badan Pengelolaan Investasi Daya Anagata Nusantara (BPI Danantara).
"Kenapa geothermal? Karena memang geothermal itu udah jelas bisa jadi baseload. Dan kita udah punya tuh. Yang 3 giga itu udah punya tuh," jelas CEO Pertamina NRE ketika ditemui di Jakarta, Selasa (11/3/2025).
Diungkapkan John, baseload sendiri mengacu kepada peran energi panas bumi sebagai sumber daya yang dapat menyediakan pasokan listrik secara stabil dan berkelanjutan tanpa terbatas waktu seperti sumber energi yang lain.
Baca Juga: Pertamina Kaji Ulang Rencana Akuisisi 20 Persen Saham Perusahaan EBT Filipina
"Kalau geothermal kan dia baseload artinya 24 jam dia ready. Tapi kalau banyu, bayu kan engga," imbuhnya.
Kendati demikian, John menekankan bahwa pihaknya hingga kini masih sanggup membiayai proyek-proyek transisi energinya sendiri tanpa suntikan dari Danantara.
Namun dirinya tidak menampik apabila kedepan pihaknya membutuhkan pendanaan dari Danantara apabila proyek kelolaannya membutuhkan biaya yang lebih besar.
"Pendanaan itu bisa dari mana aja. Tapi sekarang ini sih, Alhamdulillah kita sendiri juga bisa pendanaan. Tapi kalau misalkan it happens to be bigger, perlu pendanaan lebih besar, ya pastinya lah kita akan lari ke Danantara," tutur John.
John pun memperkirakan besaran dana yang dibutuhkan untuk mengelola proyek EBT di tahun 2029 hingga 2039 mencapai USD6 miliar dolar AS.
"Itu baru proyeksi, ya. Itu dinamis (bisa berubah)," pungkasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 4Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 5Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 6Prediksi Skor Roma vs Genoa 18 Oktober 2026: Giallorossi Diunggulkan
- 7Cara Cek Desil Online Oktober 2026 Pakai NIK KTP, Ini Link Resminya
- 8Kalender Jawa 16 Oktober 2026: Weton Jumat Legi Disebut Punya Karakter Unik
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK









