Wamentan Sudaryono: Tahun Ini Kita Stop Impor Gula dan Garam Konsumsi
Demi Ermansyah | 6 Februari 2025, 16:42 WIB

AKURAT.CO Pemerintah resmi menghentikan impor gula dan garam untuk kebutuhan konsumsi mulai tahun ini. Dimana langkah ini dianggap sebagai gebrakan besar dalam mewujudkan swasembada pangan, yang selama ini menjadi cita-cita pemerintah.
Wakil Menteri Pertanian (Wamentan), Sudaryono menegaskan bahwa kebijakan ini bukan keputusan tiba-tiba. Ini merupakan bagian dari strategi jangka panjang untuk mengurangi ketergantungan pada impor dan memastikan bahwa produksi dalam negeri mampu mencukupi kebutuhan masyarakat.
"Tahun ini kita tidak impor gula konsumsi dan garam konsumsi," ujar Sudaryono di Kantor Kemenko Pangan, Jakarta, Rabu (5/2/2025).
Keputusan pemerintah ini tentu mengundang pertanyaan, apakah produksi dalam negeri sudah cukup? Pasalnya, selama ini Indonesia masih mengandalkan impor untuk memenuhi permintaan gula dan garam konsumsi.
Menurut Sudaryono, pemerintah sudah memiliki peta jalan untuk memastikan pasokan dalam negeri tetap aman. Ia juga menegaskan bahwa pemerintah tidak akan mengambil langkah gegabah yang bisa berdampak negatif bagi masyarakat.
"Pemerintah sudah menyiapkan langkah-langkah untuk memastikan kebutuhan rakyat tetap terpenuhi. Tidak mungkin kita biarkan rakyat kekurangan," jelasnya.
Tentunya kebijakan ini sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto, yang menargetkan Indonesia bisa swasembada penuh dalam empat tahun ke depan. Namun, untuk beberapa komoditas utama seperti beras, jagung, gula konsumsi, dan garam konsumsi, targetnya adalah bisa tercapai tahun ini.
"Tahun depan kita mulai fokus ke yang lain, seperti bawang putih, gula industri, dan garam industri," tambah Sudaryono.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Eks Ketua KY Soroti Putusan MK soal Ijazah Gibran: Tidak Menemukan Bukti Bukan Berarti Terbukti
- 2Kalender Jawa 12 Oktober 2026: Watak Weton Senin Pahing Dikenal Tegas dan Punya Cita-Cita Tinggi
- 3Kontak Tembak di Papua Barat Daya, Komandan Operasi OPM Dikabarkan Tewas
- 4Prediksi Lens vs Sporting CP 13 Oktober 2026: Skor, H2H, dan Susunan Pemain
- 5Kalender Jawa 13 Oktober 2026: Watak Weton Selasa Pon, Setia tetapi Mudah Cemburu
- 6Prediksi Skor Sabah FK vs Slavia Praha 13 Oktober 2026: Siapa yang Diunggulkan?
- 7Zelensky: Jika Trump dan Putin Menginginkan Pemilu di Ukraina, Syaratnya Gencatan Senjata 60 Hari
- 8Harimau Siberia Tewaskan Pengunjung di Inggris, Berakhir Disuntik Mati?
- 9Kata Gibran Terkait Survei Celios: Kritik Harus Dijawab dengan Kerja Lebih Baik
- 10KPK Jadwalkan Ulang Pemeriksaan Nusron Wahid Pekan Ini








