Akurat Logo

Punya Warung Kelontong? Stok Barang-barang Ini Wajib Ada Saat Ramadan

Khaerul S | 7 Mei 2019, 16:42 WIB
Punya Warung Kelontong? Stok Barang-barang Ini Wajib Ada Saat Ramadan

AKURAT.CO Bagi Anda yang memiliki usaha warung kelontong, maka Ramadan merupakan momentum untuk bisa menjaring pelanggan. Pasalnya, kebutuhan masyarakat akan bahan pokok bakal semakin signifikan.

Agar tak mengecewakan pelanggan yang datang, tentunya Anda harus memastikan stok sejumlah barang di warung Anda benar-benar terjamin ketersediaan. Lantas, apa sajakah barang-barang yang biasanya paling dicari orang saat Ramadan? Berikut Akurat.co bakal mencoba menguraikan untuk Anda;

Mie Instan

Tentu bukan lagi rahasia, mie instan merupakan salah satu bahan makanan yang kerap dicari banyak orang saat Ramadan. Hal tersebut lantaran mie instan mudah untuk diolah sehingga memudahkan masyarakat, terlebih bagi anak kost yang ingin melakukan santap sahur.

Telur

Menikmati mie instan tentu akan kurang lengkap tanpa ada telur dalam penyajiannya. Nah, meski warung kelontong Anda sudah tersedia mie instan, tapi jangan lupa untuk memastikan stok telur juga terpenuhi.

Produk Ikan Kaleng

Selain mie instan, produk ikan kaleng seperti sarden juga wajib tersedia. Pasalnya, untuk persiapan makan sahur biasanya orang mencari masakan yang fresh atau kebetulan masakan yang dimasak sore hari sudah habis untuk berbuka.Kebanyakan mencari masakan yang praktis salah satunya sarden kaleng.Dipasaran tersedia 2 macam sarden yaitu pedas dan tidak pedas sedangkan kemasannya ada yang 155 gram dan 425 gram.

Sirup

Bagi sebagian orang berbuka puasa dengan yang Dingin rasanya nikmat salah satunya dengan Es sirup. Dipasaran sendiri ada berbagai macam jenis dan merk yang bisa anda pilih.Didaerah saya sendiri pasarnya didominasi 2 merk yang memang sudah lama eksis.Selain untuk kebutuhan rumah tangga sirup juga dipakai oleh pedagang minuman khususnya pedagang es buah.Menurut penuturan pedagang es buah omsetnya naik saat bulan puasa.

Susu

Hampir sama dengan sirup susu juga kebanyakan digunakan untuk campuran minuman seperti es buah.Kebanyakan mencari susu yang harganya murah.

Gula Pasir

Umumnya orang berbuka puasa mencari yang manis-manis baik berupa makanan atau minuman yang tentu saja membutuhkan gula sebagai bahan campurannya.

Teh

Kegiatan rutin yang selalu dilakukan ketika berpuasa salah satunya Makan Sahur dan bagi sebagian orang bangun diwaktu malam terasa berat karena masih ngantuk oleh sebab itu agar terasa segar didahului dengan minum teh.Selain itu untuk orang yang tidak suka berbuka dengan minuman dingin lebih memilih berbuka puasa dengan Minum Teh manis hangat.

Minuman Sachet

Bagi mereka yang menginginkan minuman dingin yang murah dan praktis akan memilih minuman sachet karena hanya bermodalkan Rp.500-1000 rupiah+es batu sudah bisa menikmati dingin yang segar. Dipasaran sendiri banyak merk minuman sachet dengan berbagai macam rasa namun kebanyakan rasa buah.

Gula Merah

Anda tentu sudah mengetahui makanan khas buka puasa misalnya Kolek rasanya tidak lengkap buka puasa tanpa makan kolek. Makanan ini salah satu bahan bakunya gula Merah demikian pula dengan makanan lainnya seperti Kue Biji salak,Candil,Klepon dan lain-lain.Kebutuhan terbanyak ada pada pedagang makanan yang menjual makanan tersebut.

Tepung Sagu

Bahan ini digunakan sebagai bahan untuk pembuatan Kue biji salak atau bisa juga untuk tambahan kue candil agar lebih kental.

Gelas Plastik

Kebanyakan dipakai oleh para pedagang makanan untuk tempat kue seperti kolek atau biji salak.Ukurannya juga bermacam-macam namun yang sering dipakai yaitu ukuran 10 0z dan 12 oz dan biasanya dijual beserta tutupnya.

Es Batu

Barang ini paling dicari ketika akan tiba waktu berbuka puasa dan Biasanya dibuat sendiri menggunakan freezer.

Obat Maag

Bagi para penderita maag biasanya untuk berjaga-jaga agar maagnya tidak kambuh saat berpuasa.[]

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

K
Reporter
Khaerul S
A