5 Fakta Ahed Tamimi, Aktivis Palestina yang Berani Gigit Tentara Israel

AKURAT.CO, Konflik perebutan wilayah antara Palestina dan Israel selalu menjadi sorotan dunia. Di tengah konflik itu, tentu para warga sipil yang tinggal di sana menjadi korbannya. Tempat tinggal mereka dirampas, begitu juga dengan sumber kehidupan mereka, seperti sumber air.
Itulah yang terjadi di Nabi Saleh, sebuah desa di Tepi Barat, perbatasan Palestina. Namun, para warga di sana tak mau tinggal diam. Mereka kerap melawan tentara Israel yang melakukan ekspansi pemukiman.
Di tengah-tengah perlawanan itu, muncul sosok Ahed Tamimi. Di usianya yang terbilang muda, ia tak gentar melawan tentara Israel. Tamimi yang pernah viral karena menggigit, mengepalkan tinjunya, bahkan menampar tentara Israel, tetap tegar meski dijebloskan ke penjara. Tak heran ia dianggap sebagai simbol perlawanan terhadap zionisme Israel.
Dirangkum oleh AKURAT.CO dari berbagai sumber, inilah 5 fakta aktivis Palestina Ahed Tamimi.
1. Tinggal di wilayah konflik antara Palestina dan Israel
Gadis kelahiran 31 Januari 2001 ini tinggal di desa Nabi Saleh bersama keluarga besarnya. Desa itu terletak 120 km jauhnya dari Yerusalem.
Karena berada di Tepi Barat, perbatasan Palestina, wilayah itu kerap dilanda konflik pendudukan Israel. Akibatnya, Ahed dan keluarga serta warga di sana kerap menerima kekerasan dari tentara Israel saat memprotes lahan dan sumber air mereka yang dikuasai Israel.
2. Sempat viral saat berani menggigit tangan tentara Israel
Pada usia 11 tahun, Tamimi dipuji Presiden Palestina Mahmoud Abbas karena melawan tentara Israel yang hendak menangkap ibunya pada Agustus 2012. Ketika kakak lelakinya ditangkap di tahun yang sama, potret Tamimi sedang mengepalkan tinjunya viral di media sosial.
Tak sampai di situ, sosok gadis kecil berambut keriting ini kembali menuai perhatian. Saat itu, Tamimi terlihat menggigit tentara Israel yang hendak menangkap adiknya karena melempari batu.
3. Menampar, menendang, dan mendorong tentara Israel
Tak mau tinggal diam, Tamimi aktif memprotes Israel meski ia masih tergolong anak-anak. Pada 15 Desember 2017, ia ikut serta dalam demonstrasi di Nabi Salih menentang ekspansi pemukiman Israel di dekat desanya.
Namun, unjuk rasa itu ricuh kala sekitar 200 demonstran melempari batu ke tentara Israel. Untuk memadamkan kerusuhan, pasukan tentara memasuki rumah-rumah karena mereka terus melempar batu dari dalam rumah.
Namun, menurut keluarga Tamimi, saat unjuk rasa itu sepupu Tamimi yang masih 15 tahun ditembak dari jarak dekat dengan peluru baja berlapis karet. Akibatnya, remaja itu terluka parah.
Spontan, Tamimi beserta ibu dan sepupunya yang lain, Nour, menampar, menendang, dan mendorong mereka. Namun, para prajurit itu tak membalas sama sekali.
Sepupu Tamimi yang tertembak itu pun sempat tidak sadar. Untungnya, setelah berhasil diobati tim medis, ia sadar beberapa hari kemudian.
4. Dipenjara akibat perlawanannya terhadap tentara Israel
Pada peristiwa penamparan itu, para prajurit Israel tidak melawan mereka sama sekali. Namun, beberapa hari kemudian Tamimi ditangkap dan didakwa telah melakukan penyerangan, penghasutan, dan pelemparan batu. Nasib yang sama juga menimpa ibunya dan sepupunya, Nour.
Kasus ini menarik perhatian dunia dan memicu perdebatan tentang kekerasan tentara Israel pada warga Palestina. Demonstrasi untuk mendukung Tamimi ramai digelar di Amerika Serikat dan Eropa.
Pada bulan Maret 2018, Tamimi dihukum penjara 8 bulan dan denda sebesar 5 ribu syikal (Rp20,1 juta). Saat berada di dalam penjara, ia dinyatakan telah lulus SMA. Setelah dibebaskan pada 29 Juli 2018, dia memutuskan untuk belajar hukum.
5. Menjadi simbol perlawanan Palestina
Gadis yang sekarang berumur 18 tahun ini telah menjadi salah satu simbol baru Palestina terhadap pendudukan militer Israel di Tepi Barat. Ia dianggap telah memberi energi kepada warga Palestina dan berhasil menarik perhatian dunia pada pendudukan Israel di Tepi Barat.
Kasusnya juga membuka mata dunia tentang penahanan dan peradilan Israel terhadap anak Palestina di bawah umur.[]
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Tolak Bertahan di KTM Demi Ducati, Pedro Acosta: Saya Ingin Kalahkan Marc Marquez dengan Senjata yang Sama!
- 2Klik Link Live Streaming Indonesia vs Malaysia FIFA ASEAN Cup 2026 Malam Ini
- 3Prediksi Indonesia vs Malaysia di FIFA ASEAN Cup 2026: Susunan Pemain dan Skor!
- 4Link Live Streaming Indonesia vs Malaysia FIFA ASEAN Cup 2026, Tayang Malam Ini!
- 5Dinyatakan Bersalah di Mayoritas 115 Pelanggaran, Berapa Gelar Man City yang Terancam Dicopot?
- 6Ini Profil Hacker yang Bocorkan Data Skandal Pelanggaran Manchester City
- 7Ramalan Shio Minggu Ini 28 September–4 Oktober 2026: Ada yang Makin Sibuk, Ada yang Butuh Me Time
- 8Sekjen PBB Guterres Desak Iran Buka Kembali Selat Hormuz, Teheran Ajukan Proposal 7 Hari
- 9Prabowo Perkuat BPJS Kesehatan, Siapkan Tambahan Anggaran Rp20 Triliun
- 10Kejagung Amankan Mantan Sekjen Kementerian ESDM Tersangka Korupsi Nikel


