Akurat Logo

Komisi I DPR Bantah Kabar Uji Kelayakan Calon Panglima TNI Hari Ini

Putri Dinda Permata Sari | 15 Oktober 2026, 14:01 WIB
Komisi I DPR Bantah Kabar Uji Kelayakan Calon Panglima TNI Hari Ini
Anggota Komisi I DPR, TB Hasanuddin.

AKURAT.CO Komisi I DPR membantah kabar yang menyebut uji kelayakan dan kepatutan (fit and proper test) calon Panglima TNI akan digelar pada Kamis (15/10/2026).

Anggota Komisi I DPR, TB Hasanuddin, menegaskan, tidak ada agenda uji kelayakan calon Panglima TNI di Komisi I DPR pada hari ini. Ia menyebut informasi tersebut tidak benar.

“Jadi begini, hari ini tidak benar kalau di Komisi I ada acara fit and proper test untuk calon Panglima TNI. Tidak ada, itu hoaks,” kata Tb Hasanuddin saat dihubungi wartawan, Kamis (15/10/2026).

Politikus PDI Perjuangan itu menjelaskan, anggota Komisi I DPR memang dijadwalkan menghadiri agenda rapat pada pukul 12.30 WIB.

Namun, rapat tersebut merupakan koordinasi dengan Kementerian Luar Negeri (Kemlu), bukan uji kelayakan calon Panglima TNI.

Menurut Tb Hasanuddin, materi yang akan dibahas dalam rapat koordinasi tersebut belum diketahui secara pasti. Ia memperkirakan pembahasan berkaitan dengan politik luar negeri.

“Bahwa hari ini anggota Komisi I diundang untuk hadir ke Komisi I jam 12.30, itu akan ada rencana rakor dengan Kemlu. Materinya apa, belum dapat informasi. Mungkin sekitar politik luar negeri,” ujarnya.

Selain rapat koordinasi dengan Kemlu, Komisi I DPR juga dijadwalkan menggelar rapat dengar pendapat (RDP) dengan Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhannas).

Namun, Tb Hasanuddin mengaku belum memperoleh informasi mengenai materi yang akan dibahas dalam RDP tersebut. Ia meminta agar agenda rapat itu ditunggu hingga pelaksanaannya.

“Yang kedua RDP dengan Lemhannas. Nah, itu RDP materi apa kita juga belum tahu. Nanti tunggu jam 12.30 itu,” pungkasnya.

Baca Juga: Dua Jenderal TNI Merapat ke Istana, Kristomei dan Richard Dikabarkan Dapat Jabatan Baru dari Prabowo

Halaman:
Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.