Soal Jokowi Returns, RJ2: Cara Bantu Pemerintahan Prabowo Perkuat Ketahanan Ekonomi Bangsa

AKURAT.CO Presiden ke-7 RI, Joko Widodo, berencana berkeliling Indonesia untuk menyerap aspirasi masyarakat, dalam agenda Jokowi Returns, pada Juni 2026 mendatang.
Menanggapi agenda tersebut, Penanggung Jawab RJ2 (Rumah Juang Relawan Jokowi) untuk Prabowo-Gibran, Utje Gustaaf Patty, memastikan bahwa Jokowi masih memiliki energi untuk turun langsung ke tengah masyarakat. Salah satunya melalui program pemberdayaan ekonomi.
Menurutnya, interaksi langsung dengan masyarakat merupakan energi yang dimiliki Jokowi. Mantan presiden dua periode itu dinilai masih mampu menggerakkan potensi ekonomi daerah melalui pembinaan komoditas unggulan masyarakat.
"Pak Jokowi masih punya energi. Kekuatan Pak Jokowi itu adalah interaksi langsung dengan masyarakat," kata Utje, saat dihubungi Akurat.co, Jumat (22/5/2026).
Menurut Utje, tidak semua persoalan masyarakat bisa diselesaikan oleh pemerintah. Karena itu, seluruh elemen bangsa memiliki tanggung jawab dalam membantu memperkuat ketahanan ekonomi masyarakat.
Baca Juga: Jokowi Mau Keliling Indonesia, Ada Agenda Besar yang Harus Digolkan
"Tidak semua bisa dikerjakan oleh pemerintah kan? Kita semua sebagai anak bangsa punya kewajiban membantu. Ini peran yang diambil oleh Pak Jokowi, bagaimana mendorong potensi ekonomi di daerah bisa ditingkatkan," jelasnya.
Utje menuturkan bahwa Jokowi meyakini dirinya masih memiliki kemampuan untuk menggerakkan potensi yang ada di masyarakat. Terutama dalam memperkuat kemandirian ekonomi warga di daerah.
Dalam program yang sedang berjalan dan dirintis itu, sejumlah daerah diproyeksikan menjadi fokus pengembangan komoditas unggulan. Di antaranya Tegal untuk komoditas jagung, Kabupaten Karo untuk jeruk, Temanggung untuk kopi, dan Kendal untuk alpukat.
"Ini peran yang diambil oleh Pak Jokowi. Bagaimana mendorong potensi-potensi yang ada di masyarakat untuk minimal memperkuat diri mereka sendiri, berbicara soal ketahanan ekonomi," kata Utje.
Daerah prioritas yang dijadwalkan akan masuk dalam agenda Jokowi Returns seperti Nusa Tenggara Timur dengan komoditas rumput laut, Brastagi untuk jeruk, Temanggung untuk kopi, serta Kendal untuk alpukat.
Baca Juga: Jokowi Belum Pensiun, Bakal Persiapkan PSI Jadi Kendaraan Politik Gibran
Empat daerah itu saat ini tengah dirintis sebagai lokasi pengembangan hilirisasi komoditas untuk pasar ekspor. Karena itu, daerah yang dipilih adalah yang memiliki potensi komoditas untuk dikembangkan dalam program hilirisasi.
Namun, tidak menutup kemungkinan daerah lain juga berpeluang masuk dalam agenda Jokowi Returns.
"Sementara itu yang sudah dirintis. Daerah lain juga bisa tetapi tentunya timnya Pak Jokowi akan mengkaji dulu," ujar Utje.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Belajar dari Jepang, Erick Thohir Ingin Timnas Indonesia Punya Dua Skuad Berkualitas
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Aprilia Buang Peluang Emas Meski Kuasai 4 Besar di Mandalika, Marc Marquez Pemenang Sesungguhnya!
- 5Kalender Jawa 13 Oktober 2026: Watak Weton Selasa Pon, Setia tetapi Mudah Cemburu
- 6Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 7Rusia Perluas Pangkalan Militer di Libya, NATO Terancam dari Dua Arah
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Usut Korupsi BNPB, KPK Endus Keterlibatan Perusahaan Keluarga dan Orang Kepercayaan Suharyanto
- 10BGN Resmikan 980 Dapur MBG untuk Wilayah 3T






