Akurat Logo

Profil dan Jejak Karir Haerul Saleh, Anggota BPK yang Meninggal dalam Kebakaran Rumah di Jaksel

Titania Isnaenin | 8 Mei 2026, 11:17 WIB
Profil dan Jejak Karir Haerul Saleh, Anggota BPK yang Meninggal dalam Kebakaran Rumah di Jaksel
Profil dan Jejak Karir Haerul Saleh. (gerindra.id)

AKURAT.CO Kabar duka datang dari instansi Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI setelah salah satu anggotanya, Haerul Saleh, dinyatakan meninggal dunia dalam insiden kebakaran tragis di kediamannya pada Jumat (8/5/2026).

Peristiwa yang terjadi di kawasan Tanjung Barat, Jakarta Selatan ini merenggut nyawa sang pejabat yang dikenal sebagai sosok cerdas dan berdedikasi tinggi di usia 43 tahun.

Kepergian Haerul Saleh meninggalkan duka mendalam tidak hanya bagi keluarga, tetapi juga bagi rekan sejawat di lingkungan pemerintahan dan parlemen.

Kronologi Insiden Kebakaran di Jakarta Selatan

Insiden kebakaran yang menewaskan Haerul Saleh terjadi di rumahnya yang berlokasi di Jalan Teratai Blok G8 RT 03 RW 02, Tanjung Barat, Jagakarsa, Jakarta Selatan.

Berdasarkan laporan dari warga sekitar, kepulan asap hitam pekat mulai terlihat dari bagian atap atau lantai tiga rumah tersebut pada pagi hari.

Petugas dari Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Selatan segera dikerahkan ke lokasi setelah menerima laporan adanya api.

Dugaan sementara menyebutkan bahwa api berasal dari bahan tiner sisa renovasi yang memicu kobaran hebat di kediamannya.

Beberapa laporan menyebutkan bahwa almarhum ditemukan meninggal dunia di ruang kerjanya yang terletak di lantai empat bangunan tersebut. Dalam peristiwa ini, Haerul Saleh dilaporkan sebagai satu-satunya korban jiwa.

Sejumlah pejabat negara, termasuk Andi Amran Sulaiman, melayat ke rumah sakit setelah mendengar kabar duka ini untuk memberikan penghormatan terakhir.

Profil dan Latar Belakang Pendidikan Haerul Saleh

Lahir pada 12 Agustus 1981, Haerul Saleh merupakan sosok politikus muda yang memiliki latar belakang pendidikan dan organisasi yang kuat.

Ia menghabiskan masa mudanya dengan menempuh pendidikan di berbagai institusi terkemuka, termasuk pernah menjadi santri di IMMIM Makassar.

Pengalaman mengenyam pendidikan di pesantren ini membentuk karakter kepemimpinannya yang religius dan disiplin.

Selain pendidikan formal, almarhum juga sangat aktif dalam berbagai organisasi kemasyarakatan dan kepemudaan.

Ia tercatat pernah menjabat sebagai Ketua Pemuda Panca Marga pada tahun 2012.

Selain itu, ia juga sempat memegang posisi sebagai Ketua Bidang Luar Negeri di organisasi tingkat nasional lainnya, yang memperluas jaringan serta wawasannya sebelum terjun sepenuhnya ke dunia politik praktis.

Jejak Karir Haerul Saleh

Menjadi Anggota DPR RI

Sebelum menjabat di instansi audit negara, Haerul Saleh memulai karir politiknya melalui Partai Gerindra.

Ia terpilih sebagai anggota DPR RI melalui jalur Pengganti Antarwaktu (PAW) dan dilantik pada 25 Agustus 2020 untuk mengisi posisi yang kosong.

Selama berada di Senayan, ia ditempatkan di Komisi VIII DPR RI yang membidangi urusan agama, sosial, serta pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak.

Dikenal Sebagai Politikus Muda Cerdas

Kapasitasnya sebagai wakil rakyat diakui oleh rekan-rekannya, termasuk Habiburokhman, yang menyebutnya sebagai anak muda yang cerdas.

Karir politiknya di DPR RI mencakup daerah pemilihan Sulawesi Tenggara, tempat ia memperjuangkan berbagai aspirasi konstituennya hingga akhirnya memutuskan untuk mengikuti seleksi anggota BPK.

Halaman:
Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.