Pasangan RIDO Siapkan Program Kampung Keren Jakarta, Menata Kawasan Kumuh Menjadi Sehat dan Indah

AKURAT.CO - Salah satu program menarik yang dicanangkan pasangan Calon Gubernur dan Calon Wakil Gubernur (Cagub-Cawagub) Jakarta, Ridwan Kamil - Suswono (RIDO) adalah Kampung Keren Jakarta.
Melalui Program Kampung Keren Jakarta, pasangan RIDO akan melakukan penataan kawasan kumuh yang ada di Jakarta, menjadi kampung sehat dan indah.
Caranya adalah dengan membangun ulang kawasan kumuh dengan pendekatan high-density urban village yang lebih layak dan terintegrasi dengan fasilitas publik, termasuk peningkatan layanan infrastruktur dasar seperti air bersih, sanitasi, dan akses jalan.
Demikian dikatakan Ismail, Ketua Fraksi PKS DPRD DKI Jakarta, Tim Pemenangan Ridwan Kamil - Suswono, kepada media pada Jumat (4/10/2024).
"Salah satu upayanya adalah dengan Jakarta Micro Upgrade yaitu menempatkan seorang arsitek atau perencana di setiap kecamatan," kata Ismail.
Arsitek tersebut, lanjutnya, akan bekerjasama dengan warga setempat untuk merancang solusi inovatif dalam memperbaiki kualitas lingkungan di kampung-kampung dengan kepadatan tinggi.
Selain itu, Cagub Jakarta nomor urut 01 juga berkomitmen untuk menyediakan hunian yang layak huni.
Program ini ditujukan untuk masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) dan masyarakat kelas menengah.
“Kita juga sedang mengkaji dan mengkalkulasi kemungkinan penyediaan dana hibah untuk renovasi rumah tidak layak huni (rutilahu) bagi masyarakat berpenghasilan rendah,” ungkapnya.
Tak hanya itu, program ini juga bertujuan untuk mengurangi dan revitalisasi kawasan kumuh yang ada di Jakarta.
Untuk diketahui, berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) tahun 2023, masih ada 450 RW kumuh di Jakarta.
"Untuk itu perlu adanya penataan yang masif, agar lima tahun kedepan tidak ada lagi lingkungan RW kategori kumuh di Jakarta," tegas Ketua Fraksi PKS DPRD Jakarta periode 2024-2029.
Upaya lain untuk mengurangi kawasan kumuh adalah dengan membangun hunian vertikal atau rumah susun (Rusun), baik rusanawa (rumah susun sewa) maupun Rusunami (rumah susun hak milik), khusus untuk masyarakat menengah ke bawah.
Pembangunan rusunawa dan rusunami yang terjangkau, berkualitas baik, dan berlokasi strategis, didukung akses transportasi, subsidi sewa dan skema kepemilikan yang ringan dan bertahap.
"Pembangunan Rusunawa dan Rusunami ini dapat memanfaatkan lahan milik pemerintah dan BUMD, seperti pasar untuk membangun hunian vertikal yang terintegrasi dengan pusat ekonomi dan transportasi publik," katanya.
Sebagai infrastruktur pendukung, bakal dilakukan peningkatan jangkauan layanan air bersih bagi warga melalui perluasan perpipaan, manajemen penyediaan air baku dalam skema aglomerasi dan teknologi reverse osmosis untuk Kawasan pesisir dan Kepulauan Seribu. []
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 7Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK




