Akurat Logo

Sekjen PDIP: Anies Banyak Disuarakan di Akar Rumput untuk Pilkada Jakarta

Rizky Dewantara | 29 Juni 2024, 22:25 WIB
Sekjen PDIP: Anies Banyak Disuarakan di Akar Rumput untuk Pilkada Jakarta

AKURAT.CO Sekretaris Jenderal DPP PDI Perjuangan (PDIP), Hasto Kristiyanto, mengaku Anies Baswedan memang banyak disuarakan masyarakat menengah ke bawah, untuk maju di Pilkada Jakarta 2024.

"Nama Pak Anies banyak disuarakan di akar rumput (menengah ke bawah), tetapi banyak partai kan juga harus melihat secara komprehensif," kata Hasto saat ditemui di kawasan Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta, dikutip Antara, Sabtu (29/6/2024).

Pernyataan Hasto tersebut menanggapi pertanyaan wartawan mengenai harapan Partai Kesejahteraan Sosial (PKS) agar PDIP mengusung Anies di Pilkada Jakarta.

Di seluruh pilkada, kata dia, PDIP tidak hanya bicara dalam konteks elektoral, tetapi juga mendengarkan suara akar rumput hingga wong cilik, terutama terkait komitmen dalam memperbaiki nasib mereka.

Baca Juga: Demokrat Tak Gabung Koalisi Anies-Sohibul Iman di Pilkada Jakarta

Untuk itu dalam kerja sama dengan berbagai pihak di Pilkada, dia menegaskan PDIP tidak akan melupakan suara akar rumput.

Selain itu, PDIP juga mengadakan pelatihan calon kepala daerah dan calon wakil kepala daerah, di mana pada 1 Juli 2024 akan diadakan pelatihan gelombang kedua.

Hasto tak menampik bahwa Ketua DPP PDIP Puan Maharani juga telah menilai Anies menarik dalam Pilkada Jakarta, sehingga dari ketertarikan tersebut PDIP terus mengembangkan untuk mendengarkan komitmen akar rumput.

"Terutama bagaimana suara dari kebhinekaan kita harus betul-betul diperhatikan," tuturnya.

Kendati demikian, dia mengungkapkan kerja sama politik dalam Pilkada, terutama di berbagai wilayah yang sangat strategis seperti DKI Jakarta, akan tetap menunggu arahan dari Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri yang terus mencermati seluruh dinamika politik yang berkembang dari hari ke hari.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.