PDIP Sumut Tak Gentar Lawan Bobby Nasution di Pilkada, Siapkan Jurus Satyam Eva Jayate

AKURAT.CO DPD PDI Perjuangan (PDIP) Provinsi Sumatera Utara (Sumut), menyatakan kekuatan mereka tak akan gentar menghadapi Wali Kota Medan, Bobby Nasution, yang maju di Pilgub Sumut 2024.
Ketua DPD PDIP Sumut, Rapidin Simbolon, menegaskan Sumut akan menjadi medan pertarungan penting karena melawan Bobby yang merupakan menantu Presiden Joko Widodo (Jokowi).
"Walaupun di sana (Provinsi Sumatera Utara) pertarungannya agak sedikit tinggi, karena menantu Pak Presiden, Pak Bobby maju. Dan Kita sudah siapkan segala jurus untuk itu. Terutama kita menganut Satyam Eva Jayate, yakni kebeneran aka menemukan jalannya sendiri," tuturnya dalam konferensi pers di arena rapat kerja nasional (Rakernas) V PDIP, Ancol, Jakarta, Sabtu (25/5/2024).
Baca Juga: Pesan PDIP Kalbar untuk Prabowo: Tak Ada Intervensi Kekuasaan di Pilkada 2024
Keyakinan tersebut di sisi lain muncul karena hasil Pemilu 2024 lalu PDIP Sumut mencatat hasil baik dan menempatkan banyak kadernya di kursi DPRD Kabupaten/Kota.
Sebagai gambaran hasil Pileg terakhir, dari 33 Kabupaten /Kota di Sumatera Utera, PDIP meraih kemenengan di 10 Kabupaten, sekaligus menempatkan kadernya sebagai Ketua DPRD. Sedang 14 Kabupaten/ Kota lainnya mendapatkan posisi sebagai unsur pimpinan atau wakil ketua.
Data lain juga menunjukkan, hasil Pileg 2024, terdapat 12 Kabupaten/ Kota, di mana PDIP bisa mengusung sendiri calonnya maju sebagai Bupati dan Wali Kota.
"Untuk Provinsi Sumatera Utara kita memperoleh 21 kursi. Dulu 19 kursi," ujarnya.
Dia mengungkapkan, sejumlah nama mulai mengemuka baik dari kader internal maupun eksternal untuk maju menjadi calon Gubernur dari partai berlogo Banteng.
Dari kader internal, sudah mendaftar Nikson Nababan yang juga Bupati Tapanuli Utara dua periode. Kemudian juga Eddy Rahmayadi yang juga Gubernur inkumben saat ini.
"Dan kita bisa mengusung calon sendiri (karena meraih 21 kursi di DPRD Provinsi). Mudah-mudahan nanti kita akan push untuk Sumatera supaya memenangkan Gubernur, Bupati dan Walikota di sana," katanya.
Menurut rencana, akan ada lagi sejumlah nama yang datang dari tokoh masyarakat dan kepala daerah inkumben untuk mendaftar dari PDIP Sumatera Utara. Dalam waktu dekat, Wakil Gubernur inkumben Musa Rajekhsah alias Ijeck diketahui sudah berkomunikasi dengan Rapidin.
"Kemudian Ijeck sudah menelepon saya. Beliau nanti akan mengembalikan formulir (pendaftaran) setelah Rakernas. Beliau langsung telepon saya. Dan kita welcome," ujar Rapidin yang juga Bupati Samosir itu.
"DPP nanti akan memutuskan siapa nanti yang akan kita usung, kalau misalnya ada partai-partai lain yang bisa bekerja sama dengan kita, kita welcome, partai manapun itu. Yang penting garis politik dan ideologi kita sama untuk membangun Sumatera Utara," pungkasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Contoh Teks Pidato Hari Santri 2026 Singkat dan Lucu, Mudah Dihafal!
- 2Tumbang Lawan Lazio, Juventus Mulai Pertimbangkan Depak Luciano Spalletti dan Bidik Antonio Conte
- 3Link Twibbon Hari Santri 2026 Gratis, Lengkap dengan Cara Memasangnya
- 4Prediksi Skor Lille vs Galatasaray: Duel Sengit Demi Poin Perdana Liga Champions
- 5Prediksi Skor Aston Villa vs Viking 22 Oktober 2026: Tuan Rumah Diunggulkan Menang
- 620 Link Twibbon Hari Santri Nasional 2026 Gratis untuk Dibagikan ke Media Sosial
- 7Siapa Aktivis Greenpeace yang Viral di Bundaran HI? Ini Profil dan Pesan Aksinya
- 8Prediksi Skor Sporting CP vs LASK Linz 22 Oktober 2026: Tuan Rumah Diunggulkan
- 9Perusahaan Asing Harus Bertanggung Jawab Atas Karhutla, Prabowo: Kita Cabut Izinnya
- 10Prabowo Luncurkan Dewan Nasional Kesejahteraan Keuangan, Ekonomi Keluarga Jadi Fondasi Kekuatan Bangsa







