Megawati Tak Takut Dicap Sebagai Provokator: Demi Kebenaran dan Keadilan

AKURAT.CO Dengan nada yang menggebu-gebu, Ketua Umum PDIP, Megawati Soekarnoputri, mengaku tidak takut jika dirinya dianggap provokator. Sebab, menurut Presiden ke-5 RI, semua itu demi bangsa dan negara yang lebih baik.
"Nanti katanya saya 'Bu Mega provokator'. Iya! Saya sekarang provokator. Demi kebenaran dan keadilan. Ngerti kan? ngerti kan yang dimaksud?" tegasnya kemudian dijawab mengerti oleh peserta rakernas.
Megawati pun kerap ditanya oleh kader-kadernya karena belakangan ini dianggap sering ngamuk. Dia lantas menegaskan bahwa hal itu selain demi bangsa dan negara, juga demi kejayaan partai.
Baca Juga: Eks Danjen Kopasus Soenarko: Jokowi Sutradara Kecurangan Pemilu, KPU Hanya Operator
"Kenapa toh? kan saya suka sama anak-anak saya sendiri bilang 'Kok Ibu Ketum sekarang berubah ya, tukang ngamuk aja?' eh enak saja, kalau enggak diamukin udah dipanahin mulu badannya bantengnya, (jadinya kan) keok, tahu enggak," tegasnya.
"Makanya kalau Ibu marah tuh malah Ibu dicium-cium lah, karena apa? Karena nanti pasti menang," sambungnya.
Putri Presiden ke-1 RI Soekarno itu kembali membakar semangat para kader dan menggambarkan anomali yang sedang terjadi. Seperti kecurangan dalam pemilu yang menurutnya terjadi secara Terstruktur, Sistematis, dan Massif (TSM).
"Nah perjuangan ini tidaklah mudah, sebab apa yang terjadi benar-benar sebagai menurut saya badai anomali. Anomali itu tidak bisa diprediksi, bisa terjadi seperti begitu saja, meledak begitu, dang! Begitu. Nah akibat apa? kecurangan secara struktur, sistematis, dan massif, yang disebut TSM," bebernya.
Baca Juga: PDIP Bakal Bawa Kapolda Jadi Saksi Kecurangan Pemilu, Yusril Ihza: Saya Tidak Khawatir
Terkait kecurangan dalam pemilu, dia meyakini hal itu benar ada. Namun, tidak ada pihak yang berani untuk mengungkapkannya, termasuk pihak penyelenggara pemilu Komisi Pemilihan Umum (KPU).
"Ya memang ada, saya tahu kok. Kan semuanya pada mengatakan sepertinya tidak (ada kecurangan). (Mereka bilang) 'Oh tidak' seperti KPU bilang 'Oh itu kan jujur, jurdil, jujur adil, luber, langsung, umum, bebas, rahasia'. Padahal itu KPU oleh yang ngomong," pungkasnya.
Sebagai informasi, Rakernas V PDIP digelar pada 24-26 Mei 2024 di Beach City International Stadium Ancol, Jakarta. Rakernas kali ini mengusung tema 'Satyam Eva Jayate: Kebenaran Pasti Menang' dan subtema 'Kekuatan Persatuan Rakyat dalam Kebenaran'.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Kalender Jawa 10 Oktober 2026: Watak Weton Sabtu Kliwon dan Hari Baiknya
- 2Eks Ketua KY Soroti Putusan MK soal Ijazah Gibran: Tidak Menemukan Bukti Bukan Berarti Terbukti
- 3Kalender Jawa 12 Oktober 2026: Watak Weton Senin Pahing Dikenal Tegas dan Punya Cita-Cita Tinggi
- 4Kontak Tembak di Papua Barat Daya, Komandan Operasi OPM Dikabarkan Tewas
- 5India Diguncang Gelombang Penangkapan, Ribuan Orang Ditahan Jelang Demo Tuntut Ketua KPU Mundur
- 6Kalender Jawa 13 Oktober 2026: Watak Weton Selasa Pon, Setia tetapi Mudah Cemburu
- 7Prediksi Lens vs Sporting CP 13 Oktober 2026: Skor, H2H, dan Susunan Pemain
- 8Kesepakatan Diesel Trump-Putin Dicibir Zelensky: Kami Dijadikan Kedok
- 9KPK Jadwalkan Ulang Pemeriksaan Nusron Wahid Pekan Ini
- 10Eratnya Persahabatan Indonesia-Mesir, Prabowo Antarkan Langsung Keberangkatan Presiden El-Sisi







