Masih Sakit Hati di Pilpes 2024, Demokrat Coret Anies Baswedan sebagai Kandidat Cagub DKI Jakarta
Citra Puspitaningrum | 17 Mei 2024, 19:39 WIB

AKURAT.CO Partai Demokrat menyatakan sikap tegas untuk tidak mencalonkan nama Anies Baswedan dalam kontestasi Pilkada Jakarta 2024. Hal itu disampaikan Juru Bicara Partai Demokrat, Herzaky Mahendra Putra melalui X Space di media sosial X yang diselenggarakan DPC Demokrat Jakarta Pusat, dikutip dari akunnya @demokrat_jakpus dalam acara Rabu Biru, Rabu (15/5/2024).
Acara Rabu Biru yang dipandu Ketua DPC Demokrat Jakarta Pusat Taufiqurrahman itu merupakan agenda internal partai berlogo Bintang Mercy dalam rangka membicarakan kandidat yang layak diusung menjadi Cagub DKI Jakarta.
"Kami masih menimbang, ada yang jago-jago masih kami elus saja. Kami cermati betul apakah dari luar atau dari internal, yang pasti kami tidak akan memilih gubernur kesayangan Bang Taufiq dulu. Kami enggak akan dukung," kata Herzaky dikutip, Jumat (17/5/2024).
Dia berpandangan jika Demokrat masih membuka jalur dukungan kepada siapa saja terkecuali Anies Baswedan. "Namun, kami masih belum masuk ke tokoh, belum dituntaskan. Jakarta sangat strategis jadi harus hati-hati, tetapi dari saya jelas bukan gubernur kesayangan Bang Taufiq dulu," ujarnya.
Sementara itu, Taufiqqurahman menyebutkan pimpinan partai di Jakarta pasti saling berkomunikasi, tetapi tidak menjamin koalisi yang terjadi di tingkat nasional akan berlaku di tingkat provinsi, kabupaten, dan kota.
"Bisa saja berubah. Demokrat tentu menyiapkan kader, tetapi kami tahu perolehan kursi Demokrat di DPRD tidak banyak. Jadi, kami enggak ngotot mengajukan cagub, tetapi kalau cawagub realistis. Semua yang jelas masih berjalan," kata Taufiq.
Lantas, muncul pertanyaan apa alasan Partai Demokrat tidak bakal mengusung Anies di Pilkada Jakarta? Herzaky menyebutkan pertanyaan tersebut sudah tidak layak ditanyakan pada Demokrat.
"Ya, sudah jelas bagi kami tidak ingin tambah di sini lebih lanjut. Cukup sudah. Kami melangkah maju ke depan seperti pesan Mas AHY, kami akan mencari pemimpin yang dekat dengan rakyat, punya integritas, bisa dipercaya antara ucapan dan tindakannya," kata Herzaky.
"Selalu sesuai antara tindakan dan ucapan. Ini menjadi penting dan berjuang untuk masyarakat, bukan menghalalkan segala cara untuk pribadi dan kelompoknya. Ya, kami fokus di situ saja kriteria ke depannya yang tentu dibutuhkan oleh rakyat," jelasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Contoh Teks Pidato Hari Santri 2026 Singkat dan Lucu, Mudah Dihafal!
- 2Tumbang Lawan Lazio, Juventus Mulai Pertimbangkan Depak Luciano Spalletti dan Bidik Antonio Conte
- 3Link Twibbon Hari Santri 2026 Gratis, Lengkap dengan Cara Memasangnya
- 4Prediksi Skor Lille vs Galatasaray: Duel Sengit Demi Poin Perdana Liga Champions
- 5Prediksi Skor Aston Villa vs Viking 22 Oktober 2026: Tuan Rumah Diunggulkan Menang
- 620 Link Twibbon Hari Santri Nasional 2026 Gratis untuk Dibagikan ke Media Sosial
- 7Siapa Aktivis Greenpeace yang Viral di Bundaran HI? Ini Profil dan Pesan Aksinya
- 8Prediksi Skor Sporting CP vs LASK Linz 22 Oktober 2026: Tuan Rumah Diunggulkan
- 9KPK Buka Peluang Kembangkan Kasus Korupsi Jalan Sumut ke Pemprov, Bobby Nasution Disorot
- 10Perusahaan Asing Harus Bertanggung Jawab Atas Karhutla, Prabowo: Kita Cabut Izinnya








