Nama Gibran Muncul Jauh Sebelum Putusan MK, Dipilih Karena Simbol Rekonsiliasi Prabowo-Jokowi
Atikah Umiyani | 27 Oktober 2023, 18:06 WIB

AKURAT.CO Nama Wali Kota Surakarta, Gibran Rakabuming Raka, disebut sudah jauh-jauh hari muncul dan disodorkan menjadi cawapres Prabowo Subianto, sebelum ada putusan Mahkamah Konstitusi terkait syarat usia minimal capres-cawapres.
"Sudah muncul (nama Gibran jauh sebelum putusan MK)," kata Wakil Ketua Umum Partai Gelora, Fahri Hamzah, kepada wartawan di Jakarta, Jumat (27/10/2023).
Dia menjelaskan, awalnya banyak nama yang diusulkan untuk menjadi pendamping Prabowo di Pilpres 2024. Namun, nama Gibran muncul karena dinilai sebagai simbol rekonsiliasi antara Prabowo dengan Presiden Joko Widodo.
"Terakhir itu mengarah kepada kesepakatan bahwa ini mesti figur yang secara riil merepresentasikan rekonsiliasi antara Pak Prabowo dengan Pak Jokowi. Dan memang calon terkuatnya Gibran," jelas Fahri.
Fahri mengatakan, pada saat itu nama Gibran tengah terganjal oleh aturan syarat minimal usia capres dan cawapres.
Nama Gibran pun langsung disepakati pasca-adanya putusan MK yang membolehkan capres-cawapres berusia di bawah 40 tahun dengan catatan pernah atau sedang menjadi kepala daerah melalui pemilihan langsung.
"Sejak itu calon terkuatnya Gibran. Cuma kan orang melihatnya ada gugatan di MK, menang atau tidak gitu loh. Nah begitu menang, jadi klop gitu loh," ucap Fahri.
Nama Gibran juga disepakati secara aklamasi oleh para pimpinan partai Koalisi Indonesia Maju (KIM) dalam rapat bersama Prabowo.
"Begitu kemudian keputusan MK mengatakan diterima, ya akhirnya aklamasinya diteruskan gitu," pungkas Fahri.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Eks Ketua KY Soroti Putusan MK soal Ijazah Gibran: Tidak Menemukan Bukti Bukan Berarti Terbukti
- 2Kalender Jawa 12 Oktober 2026: Watak Weton Senin Pahing Dikenal Tegas dan Punya Cita-Cita Tinggi
- 3Kontak Tembak di Papua Barat Daya, Komandan Operasi OPM Dikabarkan Tewas
- 4Prediksi Lens vs Sporting CP 13 Oktober 2026: Skor, H2H, dan Susunan Pemain
- 5Kalender Jawa 13 Oktober 2026: Watak Weton Selasa Pon, Setia tetapi Mudah Cemburu
- 6Aprilia Buang Peluang Emas Meski Kuasai 4 Besar di Mandalika, Marc Marquez Pemenang Sesungguhnya!
- 7Prediksi Skor Sabah FK vs Slavia Praha 13 Oktober 2026: Siapa yang Diunggulkan?
- 8Zelensky: Jika Trump dan Putin Menginginkan Pemilu di Ukraina, Syaratnya Gencatan Senjata 60 Hari
- 9Belajar dari Jepang, Erick Thohir Ingin Timnas Indonesia Punya Dua Skuad Berkualitas
- 10Kata Gibran Terkait Survei Celios: Kritik Harus Dijawab dengan Kerja Lebih Baik







