AKURAT.CO Elektabilitas Menteri Pertahanan Prabowo Subianto menjelang pendaftaran capres-cawapres ke KPU masih dalam kategori kuat. Survei terbaru Litbang Kompas menempatkan Prabowo sebagai jawara apabila diadu (head to head) dengan Gubernur Jateng Ganjar Pranowo, maupun Anies Baswedan.
Dalam simulasi head to head melawan Ganjar, selisih keunggulan Prabowo berjarak 5,8 persen. Angka tersebut menunjukkan Prabowo semakin kuat dari kompetitor terdekatnya, apabila dibanding dengan survei pada Mei 2023 yang lalu.
“Prabowo memperoleh 52,9 persen, sedangkan Ganjar 47,1 persen. Perolehan kali ini semakin memperlebar jarak keterpilihan Prabowo dengan Ganjar yang sebelumya 2,2 persen pada bulan Mei 2023, menjadi 5,8 persen,” tulis Litbang Kompas, dalam rilis survei terbaru, yang dimuat dalam Harian Kompas edisi Senin (21/8/2023).
Prabowo unggul telak dalam simulasi head to head melawan Anies. Keunggulan Prabowo mencapai 65,2 persen sedangkan Anies hanya mengantongi dukungan 34,8 persen.
Menurut Litbang Kompas, keunggulan Prabowo secara head to head melawan Ganjar maupun Anies disebabkan adanya limpahan suara dari bacapres lainnya.
Dalam skema Prabowo vs Ganjar, suara dari kalangan pendukung Anies dominan mengalir ke Prabowo mencapai 69,9 persen, naik dibanding survei Mei 2023 sebesar 60,1 persen. Sedangkan dalam skema Prabowo melawan Anies, dukungan dari pemilih Ganjar yang mengalir ke Prabowo bertambah besar dari 64,1 persen menjadi 71,6 persen.
Ketika Ganjar diadu melawan Anies, suara pendukung Prabowo cenderung terbagi seimbang kepada dua kandidat, meski sedikit lebih banyak mengarah ke Ganjar. Suara pemilih Prabowo sebesar 53,2 persen mengalir ke Ganjar, sedangkan untuk Anies sebesar 46,8 persen.
Sekalipun unggul dalam simulasi head to head melawan Ganjar maupun Anies, elektabilitas Prabowo cenderung melemah dalam simulasi 10 nama, lima nama dan tiga nama. Dalam simulasi ini, Ganjar berhasil menyalip Prabowo sekalipun selisih tipis.
Dalam simulasi 10 nama, Ganjar unggul dengan elektabilitas 29,6 persen, dari Prabowo (27,1 persen) dan Anies Baswedan (15,2 persen). Dalam skema lima nama, Ganjar unggul dengan elektabilitas 31,8 persen dari Prabowo (27,8 persen) dan Anies (15,6 persen).
Ketika dikerucutkan lagi dalam tiga nama, Ganjar juga unggul dengan elektabilitas 34,1 persen. Sedangkan Prabowo 31,3 persen dan Anies 19,2 persen.
Survei Litbang Kompas ini dilakukan pada periode 27 Juli-7 Agustus 2023 menggunakan metode wawancara tatap muka terhadap sejumlah 1.364 responden di 38 Provinsi yang tersebar di 331 Desa/Kelurahan di Indonesia. Adapun, margin of error survei kurang lebih sebesar 2,65 persen dengan tingkat kepercayaan 95 persen.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Eks Ketua KY Soroti Putusan MK soal Ijazah Gibran: Tidak Menemukan Bukti Bukan Berarti Terbukti
- 2Kalender Jawa 12 Oktober 2026: Watak Weton Senin Pahing Dikenal Tegas dan Punya Cita-Cita Tinggi
- 3Belajar dari Jepang, Erick Thohir Ingin Timnas Indonesia Punya Dua Skuad Berkualitas
- 4Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 5Aprilia Buang Peluang Emas Meski Kuasai 4 Besar di Mandalika, Marc Marquez Pemenang Sesungguhnya!
- 6Prediksi Lens vs Sporting CP 13 Oktober 2026: Skor, H2H, dan Susunan Pemain
- 7Kalender Jawa 13 Oktober 2026: Watak Weton Selasa Pon, Setia tetapi Mudah Cemburu
- 8Prediksi Skor Sabah FK vs Slavia Praha 13 Oktober 2026: Siapa yang Diunggulkan?
- 9BGN Resmikan 980 Dapur MBG untuk Wilayah 3T
- 10KPK Tetapkan Lima Tersangka OTT BNPB, Adik hingga Orang Kepercayaan Suharyanto Terjerat





