Akurat Logo

Relawan Jokowi Gusur Pos Nasdem

Atikah Umiyani | 17 Juli 2023, 12:33 WIB
Relawan Jokowi Gusur Pos Nasdem

AKURAT.CO Penunjukkan Wamendes Budi Arie Setiadi menjadi Menkominfo definitif menggantikan Johnny G Plate yang kini jadi pesakitan, menunjukkan Presiden Jokowi butuh figur yang loyal. Jokowi memilih mengangkat unsur relawan menduduki pos Nasdem dibanding menyerahkan kepada parpol lain anggota kabinet.

Direktur Political and Public Policy Studies (P3S), Jerry Massie, menganggap penunjukkan tersebut menegaskan tidak harmonisnya hubungan Jokowi dengan Nasdem. Jokowi seolah memberi penegasan tak mau lagi kompromi dengan Nasdem, yang pada Minggu (16/7/2023), baru saja menggelar apel akbar.

"Dengan dilantiknya Budi ini pertanda bahwa NasDem, barangkali sebuah sinyalemen Jokowi tidak mau lagi kompromi sama NasDem," kata Jerry, di Jakarta, Senin (17/7/2023).

Jerry mengatakan, posisi ini membuat Ketua Umum Partai Nasdem Surya Paloh terlihat sudah tidak lagi dihargai oleh Jokowi.  "Kalau dia mau angkat kader Nasdem berarti Nasdem itu masih dihargai. Jadi bahasanya kerennya sih ini relawan menyalip Nasdem," ujarnya.

Jerry menyarankan, agar sebaiknya Surya Paloh menarik dua kadernya yang saat ini masih menduduki kursi kabinet seperti, Syahrul Yasin Limpo sebagai Menteri Pertanian dan Situ Nurbaya Bakar sebagai Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan.

"Kalau Nasdem mau bertahan mendukung pemerintah sebagai koalisi, ini akan bikin puyeng atau sakit kepala. Menurut saya lebih terhormat menterinya mundur aja," katanya.

Lebih lanjut, Jerry mengatakan, saat ini keberadaan Nasdem di dalam Kabinet Indonesia Maju sudah tidak lagi berarti. Karena selain tidak dihargai, tapi juga sudah tidak ada lagi kekuatan yang dimiliki.

"Nasdem dalam koalisi ini gak punya power lagi, dan ini sindiran keras Jokowi kepada Surya Paloh," tuturnya.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.